kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Lazada memboyong mitra UKM ke enam negara


Rabu, 17 Januari 2018 / 17:46 WIB
Chief Marketing Office Lazada Indonesia Achmad Alkatiri


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lazada Indonesia tengah berupaya memboyong mitra UKM lokal dapat menyasar enam negara operasional Lazada yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

“Kalau dari segi operasional Lazada sudah siap 70% karena sudah punya warehouse di setiap negara,” ungkap Chief Marketing Office Lazada Indonesia Achmad Alkatiri kepada Kontan.co.id pada Rabu (17/1).

Achmad bilang 30% lagi masih terkait dengan teknologi seperti support system. Achmad mencontohkan orang Vietnam atau Thailand tidak bisa bahasa inggris hingga harus mempersiapkan kendala bahasa ini.

Guna mencapi hal ini, Achmad menuturkan pihaknya sudah aktif diskusi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk mempersiapkan UKM lokal Indonesia agar bisa berjualan negara Lazada.

"Mudah-mudahan pada akhir tahun ini sudah bisa mengoptimalka secara operasi. Sebab ini tidak mudah. Tidak hanya dari sisi Lazada tapi juga UKMnya juga. Ini sangat komplek, tapi akan kita upayakan,” jelas Achmad.

Artinya mitra UKM Lazada Indonesia juga harus meningkatkan skala produksi barang. Belum lagi dari segi modal dan kapasitas produksi. Achmad menyatakan pihaknya terus mendorong kerja sama dengan bank-bank terkait KUR untuk modal bagi mitra UKM.

Bila berhasil, Achmad bilang nanti Lazada akan menggunakan sistem pengiriman menggunakan Fulfillment by Lazada untuk mengirimkan produk secara masif ke gudang masing-masing negara.

Achmad menyatakan prospek produk UKM lokal yang bisa go global adalah kopi, kerajinan, dan fesyen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×