kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Lewat Saka Energy, PGN beli 36% lapangan Fasken


Jumat, 18 Juli 2014 / 11:32 WIB
Lewat Saka Energy, PGN beli 36% lapangan Fasken
ILUSTRASI. Moms Wajib Tahu! Ini 5 Cara Ampuh Mengatasi Diare Pada Anak Secara Alami


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) lewat anak usaha PT Saka Energi Indonesia (SEI) bersama Swift Energy Company asal Amerika Serikat mengakuisisi 36% hak partisipasi Area Shale Gas Fasken yang berada di Amerika Serikat.

Menurut Hendi Prio Santoso, Direktur Utama PGN dana akuisisi ini senilai US$ 175 juta. Perinciannya adalah sebesar US$ 125 juta untuk pembayaran tunai ke Swift sampai akhir semester satu ini. Sisanya, US$ 50 juta, untuk pengembangan lapangan shale gas seluas 8.300 hektare (ha). "Pembayaran secara bertahap dan mulai efektif 1 Januari 2014,” katanya, Kamis (17/7).

Aksi akuisisi ini tidak terlepas dari pantauan melihat potensi bisnis dari shale gas yang menjanjikan. Terutama di Amerika Serikat. Menurut Vice President Corporate Communication PGN Rida Ababil, nantinya, hasil shale gas dari lapangan gas tersebut akan dijual langsung ke pasar Amerika Serikat. "Kita jual ke Amerika Serikat, belum tentu bisa dijual di Indonesia," katanya kepada KONTAN, Kamis (17/7).

Menurut regulasi di negeri Uwak Sam, kata Rida, hasil eksplorasi shale gas yang ada wilayahnya hanya bisa dijual di pasar dalam negeri saja. Yang jelas, PGN bakal banyak belajar dari akuisisi lapangan gas tersebut, seperti teknologi untuk mengembangkan shale gas lebih lanjut yang masih belum jalan di Indonesia.

Setelah Fasken, PGN masih belum bisa memastikan target akuisisi lapangan gas yang lain. Pasalnya, perusahaan plat merah ini masih memprioritaskan pasokan gas untuk pasar dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×