kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Lion Air belum bisa memastikan penyebab kecelakaan


Sabtu, 13 April 2013 / 19:50 WIB
ILUSTRASI. Pertengahan November 2021, Kemenkop akan menyalurkan BPUM atau BLT UMKM kepada 100.000 pelaku UMKM. KONTAN/Muradi


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Maskapai penerbangan PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) mengaku tak bisa memastikan penyebab terjadinya kecelakaan Lion Air rute Bandung-Denpasar yang terjadi di Bandara Ngurah Rai, Bali, Sabtu (13/4).

"Penyebab (kecelakaan) masih menunggu tim investigasi. Kalau cuaca juga nanti tunggu dari laporan BMKG ke penyidik (KNKT)," ujar Edward Sirait, Direktur Umum Lion Air dalam jumpa persnya di kantornya, Sabtu (13/4).

Edward menjelaskan, pesawat Boeing 737-800 NG yang mengalami kecelakaan itu mengangkut 101 penumpang dan semua penumpang dalam keadaan selamat.

"Pesawat berisi 95 penumpang dewasa, 5 anak-anak, 1 bayi dan 7 awak pesawat," kata Edward. Dia bilang kapasitas pesawat tersebut sebanyak 180 penumpang.

Edward juga menjamin seluruh biaya pengobatan penumpang akan ditanggung pihak Lion Air.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×