kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.004,12   8,15   0.82%
  • EMAS974.000 0,72%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Listrik smelter feronikel Antam bakal pakai pembangkit diesel saat awal operasi


Jumat, 07 Mei 2021 / 21:52 WIB
Listrik smelter feronikel Antam bakal pakai pembangkit diesel saat awal operasi
ILUSTRASI. Foto udara pabrik pengolahan nikel milik PT Aneka Tambang Tbk di Kecamatan Pomalaa,


Reporter: Filemon Agung | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Upaya penyediaan kelistrikan smelter feronikel Halmahera Timur milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) bakal menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di awal masa operasi.

Direktur MIND ID Orias Petrus Moedak mengungkapkan ada kesalahan perkiraan di awal sehingga membuat keterlmbatan disisi penyediaan kelistrikan.

Untuk itu, pihaknya tengah mengadakan lelang dan kini memasuki proses pra kualifikasi calon penyedia listrik fase I untuk kurun waktu lima tahun pertama.

Penyediaan listrik bakal dipasok PLTD berkapasitas 3X18 MW dan PLTU berkapasitas 2X45 MW.

Baca Juga: Antam tandatangani HoA dengan Alchemist Metal Industry & Gunbuster Nickel Industry

"Kita merencanakan akhir tahun ini atau kuartal I tahun depan sudah harus jadi untuk dieselnya ya. Khusus untuk Feni Haltim ini listriknya kita mau yang cepat," jelas Orias dalam Konferensi Pers Virtual, Jumat (7/5).

Orias menambahkan nantinya setelah tiga tahun PLTD beroperasi maka diharapkan PLTU dapat mulai beroperasi.

Kendati demikian, Orias belum bisa memastikan apakah PLTD akan tetap dioperasikan atau disetop.

"Jadi nanti akan ada overlap, kita lihat nanti apa otomatis setop waktu PLTU beroperasi dst, akan dijelaskan nanti," ujar Orias.

Pembangunan Pabrik Feronikel Halmahera Timur (P3FH) PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tak kunjung selesai. Padahal, konstruksi pabrik itu sudah mencapai 97% sejak 2019 lalu.

Baca Juga: Kerja sama BUMN dengan Konsorsium LG siap bangun industri baterai di Indonesia

Namun pengoperasian smelter milik Antam ini ternyata masih terganjal pasokan listrik.  Nantinya, Pabrik Feni Haltim line-1 ini memiliki kapasitas 13.500 ton nikel dalam feronikel (TNi).

Antam telah menyelesaikan uji coba tanpa beban (no load test) terhadap pabrik tersebut, yang saat ini telah mencapai kemajuan konstruksi 98%.

"Nantinya jika pembangunan telah selesai, pabrik Feni Haltim akan menambah portofolio kapasitas produksi total tahunan Antam menjadi 40.500 TNi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×