kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.755   11,00   0,06%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Masih ada 20% industri keramik belum rasakan harga gas US$ 6 per mmbtu


Senin, 17 Agustus 2020 / 17:56 WIB
ILUSTRASI. Implementasi harga gas US$ 6 per mmbtu untuk sektor industri masih belum sepenuhnya dirasakan oleh industri keramik.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Khomarul Hidayat

Sebelumnya,  PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mengungkapkan masih ada tiga letter of agreement (LoA) yang belum diteken terkait penyesuaian harga gas dari hulu.

Direktur Komersial PGN Faris Aziz mengungkapkan sudah ada 14 LoA yang ditandatangani dengan para produsen gas.

"Ada tiga lagi yang belum. Akan secepatnya kita lakukan," kata Faris dalam diskusi virtual, Kamis (6/8).

Faris melanjutkan, 14 LoA dengan produsen hulu yang telah ditandatangani seluruhnya telah disalurkan dengan harga US$ 6 per mmbtu ke sektor hilir.

Baca Juga: Perusahaan Gas Negara (PGN) incar pasar LNG Asia dengan potensi 9 kargo per tahun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×