kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Masih ada 20% industri keramik belum rasakan harga gas US$ 6 per mmbtu


Senin, 17 Agustus 2020 / 17:56 WIB
ILUSTRASI. Implementasi harga gas US$ 6 per mmbtu untuk sektor industri masih belum sepenuhnya dirasakan oleh industri keramik.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Khomarul Hidayat

Sebelumnya,  PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mengungkapkan masih ada tiga letter of agreement (LoA) yang belum diteken terkait penyesuaian harga gas dari hulu.

Direktur Komersial PGN Faris Aziz mengungkapkan sudah ada 14 LoA yang ditandatangani dengan para produsen gas.

"Ada tiga lagi yang belum. Akan secepatnya kita lakukan," kata Faris dalam diskusi virtual, Kamis (6/8).

Faris melanjutkan, 14 LoA dengan produsen hulu yang telah ditandatangani seluruhnya telah disalurkan dengan harga US$ 6 per mmbtu ke sektor hilir.

Baca Juga: Perusahaan Gas Negara (PGN) incar pasar LNG Asia dengan potensi 9 kargo per tahun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×