kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Era Kecerdasan Buatan, Huawei Perkuat Kolaborasi dan Ekosistem Bisnis


Jumat, 01 Mei 2026 / 19:54 WIB
Diperbarui Jumat, 01 Mei 2026 / 19:55 WIB
Era Kecerdasan Buatan, Huawei Perkuat Kolaborasi dan Ekosistem Bisnis
ILUSTRASI. Logo merek Huawei (Dok./REUTERS)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seiring pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), transformasi digital di Indonesia kian memasuki fase baru. Kolaborasi antara penyedia teknologi, mitra bisnis, hingga pemerintah menjadi kunci mempercepat adopsi sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru di berbagai sektor industri.

Maka, Huawei Indonesia kembali menggelar Huawei Indonesia Enterprise Business Group (EBG) Partner Summit 2026. Ajang tahunan ini dihadiri lebih dari 700 mitra bisnis lintas sektor serta pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pemerintah. Skala penyelenggaraan tahun ini juga meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Forum ini menjadi momentum bagi Huawei untuk memperkuat kolaborasi sekaligus mempercepat transformasi digital berbasis AI di Indonesia. Selain membahas arah perkembangan teknologi, Huawei juga memperkenalkan pembaruan kebijakan kemitraan serta inovasi solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Nezar Patria menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun masa depan digital nasional. Di era ketika segala sesuatu semakin saling terhubung, eksekusi keputusan strategis membutuhkan kekuatan penuh dari ekosistem digital yang kolaboratif dan sinergis.

"Kami ingin membangun kolaborasi di bidang strategis infrastruktur digital yang menghadirkan kekuatan transformatif AI—bukan sebagai hak istimewa segelintir pihak, melainkan sebagai fondasi bersama bagi semua,” ujarnya, Kamis (30/4). 

Baca Juga: Wuling Gandeng Traveloka, Perluas Jangkauan BinguoEV di Pasar Domestik

Ia menilai, Huawei sebagai salah satu mitra strategis dalam perjalanan digitalisasi Indonesia. Pemerintah, akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Huawei, untuk mendorong pemanfaatan AI yang inklusif dan berdampak luas.

Sementara itu, CEO Huawei Enterprise Business Indonesia, Dylan Du menyebut, kolaborasi dengan mitra menjadi fondasi penting dalam menghadapi era AI.

“Memasuki era baru AI, kami terus memperkuat dukungan kepada mitra melalui peningkatan kapabilitas solusi digital, program insentif, serta pelatihan teknis berkelanjutan,” ujarnya.

Sepanjang 2025, Huawei telah berkolaborasi dengan lebih dari 900 mitra di Indonesia dalam berbagai inisiatif digitalisasi lintas sektor. Pada 2026, perusahaan berencana memperluas dukungan melalui peningkatan insentif, pelatihan, serta keterlibatan mitra dalam proyek-proyek strategis nasional.

Dalam rangkaian acara, Huawei juga menggelar berbagai forum diskusi. Seperti AI Round Table dan Financial Industry Round Table yang membahas penerapan AI di berbagai sektor, termasuk keuangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×