kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.321   -33,00   -0,19%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Kerugian Menyusut, Widodo Makmur Unggas Optimistis Industri Unggas Mulai Pulih


Jumat, 01 Mei 2026 / 08:33 WIB
Kerugian Menyusut, Widodo Makmur Unggas Optimistis Industri Unggas Mulai Pulih
ILUSTRASI. Rumah potong ayam PT Widodo Makmur Unggas Tbk (Dok/WMUU)


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) melihat industri perunggasan nasional mulai memasuki fase pemulihan pada awal 2026 setelah sebelumnya tertekan akibat kelebihan pasokan (oversupply) dan fluktuasi harga.

Seiring membaiknya kondisi makroekonomi dan upaya penyeimbangan pasokan di industri, emiten perunggasan ini optimistis prospek usaha ke depan akan lebih baik.

Pada kuartal I-2026, WMUU mencatat perbaikan kinerja keuangan. Perseroan membukukan EBITDA positif atau berbalik dari posisi tahun sebelumnya.

Selain itu, laba kotor juga berbalik positif menjadi Rp 517 juta, dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang masih mencatat rugi kotor Rp 9 miliar.

Direktur WMUU, Andi Susilo mengatakan, perbaikan kinerja tersebut ditopang oleh peningkatan efisiensi operasional, pengendalian biaya produksi, penguatan produk bernilai tambah, serta optimalisasi rantai pasok.

Baca Juga: Penjualan Widodo Makmur Perkasa (WMPP) Naik 76,6% pada 2025, Ini Strategi Bisnis 2026

"Perbaikan penjualan dan EBITDA pada kuartal I-2026 menjadi momentum penting bagi perseroan untuk melanjutkan proses pemulihan kinerja," ujar Andi dalam keterangannya, Jumat (1/5).

Menurut dia, strategi efisiensi yang dijalankan mulai memberikan dampak terhadap penurunan beban operasional dan perbaikan margin usaha secara bertahap.

WMUU juga menilai momentum pasar cukup terbuka, sejalan dengan berbagai kebijakan pemerintah di sektor pangan dan protein hewani.

Ke depan, perseroan akan fokus memperkuat fundamental bisnis melalui inovasi, peningkatan kualitas produk, dan efisiensi berkelanjutan.

"Kami optimistis tren positif ini dapat terus berlanjut seiring implementasi strategi yang konsisten," tutup Andi.

Baca Juga: Widodo Makmur Unggas (WMUU) Genjot Produksi Ayam Petelur pada 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×