kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Menakar Dampak Kenaikan Harga BBM bagi Bisnis Logistik


Selasa, 15 Februari 2022 / 15:37 WIB
ILUSTRASI. Angkutan umum yang mengantri di terminal Kampung Melayu, Jakarta (4/3). Menakar Dampak Kenaikan Harga BBM bagi Bisnis Logistik.


Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Noverius Laoli

Terlebih lagi, di akhir tahun 2021 lalu distribusi bahan bakar sempat terhenti karena isu mogok kerja dan kelangkaan bahan bakar yang menimpa Pertamina. Menurut pengamatan Ateng, pada periode tersebut telah terjadi kenaikan biaya kirim barang sekitar Rp 3.000- Rp 5.000.

Untuk itu, Ateng mengharapkan adanya langkah antisipatif dari pemerintah agar lebih rajin melakukan pemantauan terhadap permintaan masyarakat, sehingga tidak kaget saat permintaan BBM sewaktu-waktu meningkat.

Baca Juga: Ekspor Impor Turun, Surplus Neraca Dagang Januari 2022 Diprediksi Turun

Dengan tidak meratanya distribusi ke seluruh wilayah Indonesia, dikhawatirkan akan menimbulkan efek domino. Dimana, harga BBM yang naik akan menimbulkan biaya angkutan logistik ikut naik, serta biaya komoditi juga ikut naik.

Dikhawatirkan, efek domino tersebut dapat menimbulkan inflasi yang cukup berdampak bagi perekonomian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×