kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Menhub minta Lion gunakan tenaga kerja Indonesia


Selasa, 19 Maret 2013 / 21:30 WIB
ILUSTRASI. kurs jual beli dolar As di BCA, Selasa (26/10)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/09/03/2020.


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Menteri Perhubungan E.E Mangindaan menyambut baik langkah maskapai penerbangan Lion Air yang membeli 234 unit pesawat jenis A230 senilai Rp 230 triliun untuk memperkuat armadanya.

Mangindaan menghargai pembelian pesawat yang jumlahnya berhasil mencatatkan rekor sepanjang sejarah penerbangan Indonesia itu. "Lion memberanikan diri bahwa dia sudah siap. Kita juga masih kekurangan untuk wilayah timur," imbuhnya.

Meski mendukung langkah tersebut, Mangindaan tetap meminta agar dalam pengoperasian 234 pesawat baru tersebut melibatkan tenaga kerja Indonesia, bukan pihak asing. "Semuanya harus dari awak kita," katanya saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/3).

Mangindaan dengan pembelian pesawat yang tidak sedikit itu,  seharusnya Lion dapat membuka lapangan pekerjaan baru. Mangindaan mengatakan sebaiknya nantinya mulai dari pilot, pramugari hingga teknisinya menggunakan tenaga dari dalam negeri.

Ini merupakan kali keduanya Lion Air melakukan pembelian pesawat dalam jumlah yang fantastis. Sebelumnya di tahun 2011, maskapai tersebut juga membeli pesawat jenis boeing 737 sebanyak 230 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×