kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.676   49,00   0,28%
  • IDX 6.389   -152,71   -2,33%
  • KOMPAS100 844   -14,56   -1,70%
  • LQ45 641   -8,49   -1,31%
  • ISSI 221   -6,27   -2,76%
  • IDX30 356   -5,17   -1,43%
  • IDXHIDIV20 445   -4,40   -0,98%
  • IDX80 96   -1,41   -1,44%
  • IDXV30 124   -1,54   -1,23%
  • IDXQ30 115   -1,19   -1,03%

Menperin menengok pembangunan pabrik Shell


Selasa, 13 Januari 2015 / 14:40 WIB
ILUSTRASI. 8 Makanan Berlemak Sehat atau Tak Jenuh yang Menyehatkan Tubuh


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Menteri Perindustrian Saleh Husin saat ini sedang melakukan kunjungan kerja ke pembangunan pabrik PT Shell Indonesia di kawasan industri Marunda Center, pada Selasa (13/1).

"Industri pelumas di dalam negeri telah mengalami pertumbuhan yang pesat, salah satunya dalam mendukung industri alat angkut baik darat,laut maupun udara," ujar Saleh.

Saleh mengatakan dengan adanya pembangunan pabrik pelumas ini, diharapkan dapat meningkatkan kinerja industri pelumas nasional, menyerap tenaga kerja, menambah devisa melalui ekspor.

Pabrik ini merupakan pabrik pelumas pertama milik Shell. Sebelumnya pelumas Shell masih impor dari negara-negara lain.

Pabrik yang beroperasi pertengahan tahun ini, memiliki kapasitas produksi 120.000 ton atau 136 juta liter pelumas per tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×