kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

Merek Minuman Arab Saudi Kinza Percepat Ekspansi ke Indonesia dan Malaysia


Senin, 14 September 2026 / 19:12 WIB
Merek Minuman Arab Saudi Kinza Percepat Ekspansi ke Indonesia dan Malaysia
Merek minuman ringan berkarbonasi asal Arab Saudi, Kinza (Kinza/dok)


Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Merek minuman ringan berkarbonasi asal Arab Saudi, Kinza, membidik pasar Indonesia dan Malaysia sebagai bagian dari ekspansi bisnisnya di Asia Tenggara.

Untuk memperkuat ekspansi tersebut, Kinza akan berpartisipasi dalam Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) 2026 di Kuala Lumpur pada 23–26 September 2026 mendatang.

Dalam ajang tersebut, Kinza disebut berencana mencari mitra lokal di bidang manufaktur dan distribusi, termasuk untuk pasar Indonesia dan Malaysia.

Founder Kinza, Bandar Okrin mengatakan, Asia Tenggara menjadi salah satu kawasan penting dalam strategi pertumbuhan internasional perusahaan.

Baca Juga: Produksi Gula Thailand Turun, Biaya Industri F&B Indonesia Berpotensi Naik

"Asia Tenggara merupakan babak penting berikutnya dalam pertumbuhan internasional kami. Malaysia dan Indonesia masing-masing menawarkan peluang yang khas dan menjanjikan, dan keduanya menjadi inti dari strategi Kinza di Asia Tenggara," kata Okrin dalam keterangan resmi, Senin (14/9/2026).

Untuk pasar Indonesia, Kinza tengah mencari mitra lokal guna mengembangkan jalur pemasaran sekaligus mengevaluasi model manufaktur yang sesuai. Perusahaan pun membuka opsi kemitraan, termasuk kontrak manufaktur dan kemitraan industri.

Kinza menilai produksi lokal dapat membantu memangkas waktu tunggu pasokan dan biaya logistik.

Selain itu, produksi di dalam negeri juga disebut memungkinkan perusahaan menyesuaikan ukuran kemasan, harga, bauran produk, dan strategi pemasaran dengan karakteristik konsumen lokal.

Adapun di Malaysia, Kinza juga membidik kemitraan di sektor manufaktur, distribusi, ritel, dan foodservice.

Saat ini, produk Kinza diproduksi di Jeddah, Arab Saudi, dan telah menjangkau 75 pasar di lima benua.

Baca Juga: Daya Beli Belum Pulih, Industri Mamin Hadapi Tekanan Permintaan

Menurut Okrin, pihaknya tetap akan menjadikan Jeddah sebagai salah satu basis produksi dan ekspor, sembari mengembangkan kapabilitas manufaktur lokal di pasar internasional.

Kinza membawa sejumlah varian minuman, mulai dari cola, lemon, jeruk, citrus, blackcurrant, dan delima, hingga produk rendah gula (zero sugar), soda water, dan minuman energi.

Untuk Asia Tenggara, perusahaan melihat peluang terutama pada varian cola dan produk rendah gula. Kinza juga berencana menyesuaikan portofolio produknya berdasarkan preferensi konsumen di masing-masing pasar.

Okrin mengatakan, ekspansi Kinza tidak hanya ditujukan untuk memperluas pasar, tetapi juga membangun kemitraan jangka panjang dengan pelaku usaha lokal.

"Kami ingin membangun kemitraan yang tepat, memahami konsumen lokal dan memenuhi preferensi mereka, serta membangun fondasi distribusi dan manufaktur yang diperlukan untuk pertumbuhan jangka panjang," kata Okrin.

Baca Juga: Wahana Interfood (COCO) Gandeng IBM, Modernisasi Manufaktur Kakao dan Cokelat

Selain Indonesia dan Malaysia, Kinza berencana menjajaki sejumlah negara Asia Tenggara lainnya. 

Dalam beberapa tahun ke depan, Kinza berambisi membangun skala bisnis yang berarti di Asia Tenggara dan menjadikan kawasan ini sebagai pilar penting dalam bisnis internasional.

Perusahaan juga tengah membidik peluang ekspansi ke Asia Selatan dan Asia Tengah sebagai bagian dari strategi pertumbuhan globalnya.

"Melalui partisipasi di MIHAS 2026, Kinza bertujuan memperkuat hubungan komersial di kawasan serta menunjukkan potensi internasional merek konsumen asal Saudi yang terus berkembang," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×