kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.792.000   16.000   0,90%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

MIND ID Bidik Pengembangan Mineral Langka Thorium dan Logam Tanah Jarang


Rabu, 04 Desember 2024 / 17:00 WIB
MIND ID Bidik Pengembangan Mineral Langka Thorium dan Logam Tanah Jarang
ILUSTRASI. MIND ID berhasil naik peringkat dalam daftar terbaru 100 perusahaan terbesar di Indonesia atau Fortune Indonesia 100. MIND ID menduduki ranking 7 (tahun 2023 kinerja 2022) dari yang sebelumnya berada di ranking 10 (tahun 2022 kinerja 2021).


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Holding BUMN Pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID) berencana mengeksplorasi mineral langka seperti thorium dan logam tanah yang masih memerlukan teknologi ekstraksi lanjutan. Hal ini membuka peluang investasi di sektor mineral bernilai tinggi.

Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso mengungkapkan, pihaknya terus mengintensifkan upaya hilirisasi di sektor mineral, khususnya pada komoditas utama seperti bauksit, tembaga, dan nikel.

Namun, Hendi mengungkapkan peluang dalam pengelolaan mineral lain seperti timah, yang mengandung mineral bernilai tinggi seperti thorium dan logam tanah jarang.

"Tapi tidak menutup kemungkinan, sebenarnya di dalam mineral yang terkait dengan misalnya timah, itu juga ada mineral-mineral lain yang sampai saat ini belum kita bisa ekstraksi," kata Hendi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR, Rabu (4/12).

Baca Juga: Cegah Oversupply Komoditas, MIND ID Minta Kebijakan Batasi Jumlah Smelter

Menurut Hendi, ekstraksi mineral ini membutuhkan volume besar untuk mendirikan pabrik ekstraksi. Hal ini menjadi pekerjaan rumah MIND ID ke depannya.

Meskipun demikian, lanjut Hendi, MIND ID berkomitmen untuk mendorong hilirisasi lebih jauh. Fokus utama hilirisasi adalah menghasilkan bahan baku untuk industri, sejalan dengan peran MIND ID sebagai penambang dan pengolah bahan mentah.

Untuk diketahui, thorium dan logam tanah jarang adalah jenis mineral dengan nilai strategis yang memiliki berbagai kegunaan penting dalam teknologi dan industri modern.

Thorium bisa digunakan sebagai bahan bakar potensial untuk reaktor nuklir generasi baru, yang lebih aman dan efisien dibanding uranium. Sementara logam tanah jarang bisa digunakan sebagai komponen utama dalam teknologi modern seperti ponsel, komputer, kendaraan listrik, turbin angin, dan perangkat militer. Selain itu, logam tanah jarang bisa digunakan dalam magnet permanen berkinerja tinggi, baterai, serta layar elektronik.

Indonesia memiliki cadangan thorium dan logam tanah jarang, terutama yang terkandung dalam residu timah. Pengembangan mineral ini membutuhkan investasi besar dan teknologi canggih, namun memiliki peluang besar untuk meningkatkan nilai tambah industri nasional dan mendukung transisi energi.

Baca Juga: Bos MIND ID Ungkap PT Timah (TINS) Terjepit Penambangan Ilegal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×