kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Mitsubishi Motors tambah investasi lagi untuk kembangkan model Xpander


Rabu, 03 Oktober 2018 / 18:58 WIB
Mitsubishi Motors tambah investasi lagi untuk kembangkan model Xpander
Osamu Masuko, Chief Executive Mitsubishi Motors dan Menperin Airlangga Hartato


Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Handoyo

Sebagai tambahan, mesin Xpander akan diproduksi di Nissan Motor Indonesia (NMI), anak usaha Nissan Motor Co., Ltd di Indonesia. Hal ini juga akan meningkatkan rasio. Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di Xpander dari 71% menjadi 80%. Fasilitas NMI akan mampu memproduksi 160.000 unit mesin per tahun.

Saat ditanya soal pembelian dan produksi mesin Xpander di pabrik NMI, Hana Maharani Head of Product Communications PT Nissan Motor Indonesia belum mau menjawab. "Saya tidak ada informasi yg bisa dishare sekarang," kata Hanna melalui pesan singkat kepada Kontan.co.id, Rabu (3/10).

Tahun 2016, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) telah memulai pembangunan pabrik yang memproduksi mesin dan transmisi di Indonesia. Pabrik yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat ini telah beroperasi pada September 2017.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meberikan apresiasi kepada Mitsubishi Motors atas komitmennya menambah investasi di Indonesia, dengan meningkatkan kapasitas produksinya hingga ekspornya. 

"Tentunya dengan adanya ekspor kita bisa meningkatkan devisa negara serta dengan adanya tambahan investasi menambah lapangan pekerjaan," kata Airlangga, Rabu (3/10).

Kementerian Perindustrian aktif mendorong terciptanya penambahan investasi baru maupun perluasan usaha, serta mengajak pelaku industri otomotif untuk mengadopsi teknologi terkini. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif untuk merealisasikan target produksi mobil sebanyak 1,5 juta unit pada tahun 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×