kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Nilai kontrak dagang ditarget US$ 223 juta di TEI


Rabu, 11 Oktober 2017 / 12:04 WIB
Nilai kontrak dagang ditarget US$ 223 juta di TEI


Reporter: Siti Maghfirah | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - SERPONG. Pameran dagang internasional Trade Indonesia Expo (TEI) 2017 kembali digelar untuk ke-32 kalinya di Indonesia Convention Exhibition Bumi Serpong Damai (ICE BSD). Dengan mengusung tema “Global Partner for Sustainable Resources”, Kementerian Perdagangan yakin Indonesia siap menjadi mitra penyedia sumber daya yang berkesinambungan bagi pelaku usaha dunia.

Menurut Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dalam kegiatan TEI tahun ini akan ada sekitar 33 penandatanganan kontrak dagang buying mission. Kontrak dagang berasal antara lain dari Arab Saudi, Malaysia, Mesir, Australia, Thailand, India, Brasil, Inggris, dan Amerika Serikat.

Perkiraan total nilai kontrak dagang adalah sekitar US$ 223,23 juta. Dengan rincian, penandatanganan di hari pertama, kontrak dagang tercatat senilai US$ 16,07 juta. Lalu hari kedua kontrak dagang membukukan nilai transaksi US$ 154,82 juta. Sementara pada hari ketiga perkiraan nilai kontrak sebesar US$ 47,25 juta dan pada hari keempat sebesar US$ 5,10 juta.

“Nilai ini tentunya akan terus bertambah pada saat penyelenggaraan, bahkan setelah TEI,” ujar Enggar.

Enggar mengatakan, buyer terbanyak yang telah mendaftar untuk mengunjungi TEI antara lain datang dari Nigeria, Arab Saudi, India, Pakistan, Bangladesh, Belanda, Malaysia, Afganistan, dan Australia.

“Hingga tanggal 10 Oktober, ada sekitar 7.084 permintaan terhadap produk Indonesia. Permintaan terbesar sejauh ini adalah untuk produk makanan dan minuman, produk dan jasa manufaktur, serta furnitur dan furnitur taman,” ungkapnya.

Enggar menekankan tahun ini TEI sangat fokus mendatangkan buyer mancanegara. Untuk itu, Kemdag bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri melalui 132 kantor perwakilan RI di luar negeri, 23 atase perdagangan, 19 kantor Indonesia Trade Promotion Center (ITPC), 1 Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia, serta 1 Konsul Perdagangan maupun Kadin negara-negara sahabat dalam menyebarluaskan informasi tentang penyelenggaraan TEI di mancanegara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×