kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.427.000   7.000   0,49%
  • USD/IDR 16.160
  • IDX 7.321   96,85   1,34%
  • KOMPAS100 1.149   10,13   0,89%
  • LQ45 923   12,71   1,40%
  • ISSI 219   0,62   0,28%
  • IDX30 461   6,63   1,46%
  • IDXHIDIV20 555   8,24   1,51%
  • IDX80 129   1,33   1,04%
  • IDXV30 130   1,58   1,24%
  • IDXQ30 156   2,26   1,48%

Ninja Xpress Ungkap Tantangan dan Keuntungan UKM Berbisnis Lewat Social Commerce


Minggu, 10 Maret 2024 / 10:57 WIB
Ninja Xpress Ungkap Tantangan dan Keuntungan UKM Berbisnis Lewat Social Commerce
Ninja Xpress Ungkap Tantangan dan Keuntungan Pelaku UKM Jika Berbisnis Lewat Social Commerce


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam semangat Ramadan social commerce telah menjadi salah satu tonggak penting bagi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan. 

Hasil survei Suara UKM Negeri Vol. 4 yang dilakukan Ninja Xpress, mengungkapkan keuntungan besar yang diperoleh UKM dengan berbisnis melalui social commerce seperti instagram, facebook, ataupun whatsapp. 

Kemudahan tersebut meliputi dapat mengetahui preferensi konsumen di luar batas demografi dan proses transaksi, serta membangun kekuatan merek di tengah-tengah dinamika platform marketplace yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Bertepatan dengan bulan Ramadan, Ninja Xpress menilai bahwa UKM dapat mengadopsi konten yang relevan untuk meningkatkan penjualan di social commerce dengan tema kedermawanan, kebaikan, dan solidaritas untuk menarik perhatian konsumen. 

Baca Juga: Bisnis Logistik Tersulut Transaksi Online

Dengan memanfaatkan momen Ramadan, UKM dapat menciptakan kampanye pemasaran yang unik dan menarik, membangun hubungan emosional yang kuat dengan pelanggan, dan memperluas pangsa pasar mereka melalui social commerce.

Selanjutnya, menurut Survei suara UKM Negeri vol 4, ada beberapa tantangan dari sisi marketing, yang akan dihadapi oleh UKM, dalam melakukan penjualan melalui social commerce.

Pertama, berdasarkan survei, sebanyak 50% responden UKM mengatakan bahwa membuat konten yang efektif adalah hal yang menantang. Dalam menjawab tantangan, UKM dapat memanfaatkan strategi “Reduce, Reuse, dan Recycle” untuk membantu menekankan efisiensi dalam pengelolaan konten.

Baca Juga: Tingkatkan Efektivitas Pengiriman, Ninja Xpress Operasikan Warehouse Baru di Banten

Reduce fokus pada penghematan waktu dengan mengurangi pembuatan konten baru. Reuse berkaitan dengan pemanfaatan kembali konten yang sudah ada. Adapun Recycle mengoptimalkan konten pengguna untuk meningkatkan keterlibatan di berbagai aspek bisnis. 

Pendekatan ini memungkinkan perusahaan untuk mengelola kontennya secara efisien, mencapai tujuan pemasaran, dan memperkuat koneksi dengan audiens.

Kedua, 48% responden UKM mengatakan bahwa sulit bagi mereka untuk mengejar algoritma platform yang terus berubah. Jadi, eksperimen perlu dilakukan terus-menerus di berbagai platform dengan berbagai konten dari strategi 3R lalu konsultasikan dengan konsumen UKM yang memiliki nilai paling tinggi di kanal sosial yang mereka sukai. Identifikasi tiga platform teratas yang sering mereka kunjungi dan kembangkan di sana. Jadi, UKM bisa fokus di platform tersebut.

Selain itu, dalam upaya untuk mengatasi tantangan pemasaran di social commerce, Ninja Xpress juga memiliki tips bagi UKM dalam menghadapi tantangan pemasaran dalam social commerce.

Baca Juga: Skema Reseller Solusi Ekspansi Bisnis UKM, Ninja Xpress Hadirkan Program Aksilerasi

Salah satu hal yang mesti dilakukan UKM adalah membangun keterlibatan komunitas dengan memanfaatkan fitur interaktif dari platform social commerce untuk mendorong partisipasi komunitas melalui berbagi pengetahuan, jajak pendapat, kontes, hingga hadiah eksklusif. 

Membangun komunitas tidak hanya meningkatkan loyalitas suatu brand, tetapi juga memberikan platform untuk membangun hubungan yang luas dengan pelanggan.

Berikutnya, pelaku UKM disarankan membangun Brand.com atau situs web penjualan mandiri. Dengan membangun brand.com atau situs web penjualan secara mandiri, pendekatan ini membuka peluang dalam mendukung peningkatan penjualan dan brand awareness, serta meningkatkan peringkat kata kunci Google dan optimasi mesin pencari. 

Andi Djoewarsa, Chief Marketing Officer Ninja Xpress menjelaskan, social commerce bukan hanya sekedar tren, melainkan juga alat yang kuat bagi UKM.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Ninja Xpress memberi dukungan kepada UKM untuk mendukung pemanfaatan social commerce bagi para pelaku UKM dengan menyediakan layanan foto dan video produk, pembuatan website untuk mendukung promosi produk di social commerce, dan mendorong UKM untuk membentuk brand.com-nya secara mandiri.

Baca Juga: Ninja Xpress Dukung Efisiensi Pengiriman Makanan Sehat lewat Layanan SameDay Delivery

"Langkah-langkah ini bukan hanya merupakan upaya untuk mengatasi tantangan, tetapi juga untuk membuka peluang baru bagi UKM," ujar dia dalam siaran pers yang diterima Kontan, Jumat (8/3).

Dengan dukungan dari Ninja Xpress dan penerapan strategi pemasaran yang cerdik, UKM diharapkan dapat meraih kesuksesan dalam mengoptimalkan potensi social commerce dan membangun bisnis yang tangguh di era digital, khususnya di bulan Ramadan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Pre-IPO : Explained Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling (SCMETM)

[X]
×