kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Nusantara Almazia (NZIA) tertarik menjajaki program rumah bersubsidi BP2BT


Minggu, 24 November 2019 / 14:57 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama PT Nusantara Almazia TbkDeddy Indrasetiawan (kanan) bersama para direksi dan IGD Nyoman Yetna (dua kanan) mengamati perdagangan saham usai saat pencatatan saham perdana di BEI Jakarta, (25/9).


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

Deddy mengatakan capaian tersebut masih sesuai dengan harapan perusahaan dan cenderung mengalami peningkatan. Capaian tersebut paling besar berasal dari perumahan bersubsidi atau FLPP.

Lebih lanjut, Deddy juga melihat pasar properti yang dia tekuni masih cukup bagus. Hanya saja terganggu dengan pengurangan kuota FLPP dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) dari pemerintah.

Baca Juga: Hampir 100 gedung bertingkat di Bekasi tak dilengkapi proteksi kebakaran

"Perusahaan akan berusaha mendapatkan kuota tambahan FLPP dan mencoba menggunakan program BP2BT," ujar Deddy.

Sejatinya, pemerintah melalui Kementerian PUPR memiliki beberapa program bantuan untuk masyarakat agar bisa mendapatkan rumah layak huni. Pertama melalui program FLPP yang pada 2020 dianggarkan dana Rp 11 triliun untuk memfasilitasi 102.500 unit.

Kemudian Subsidi Selisih Bunga (SSB) dengan dana anggaran Rp 3,8 miliar untuk akad yang sudah berjalan. Namun fasilitas SSB sudah dialihkan ke FLPP.  

Baca Juga: Naik 13% sejak awal bulan, ini PER dan PBV saham BRPT (Barito Pacific)

Selanjutnya SBUM Rp 600 miliar untuk memfasilitasi 150.000 unit rumah, Tapera untuk 8.460 unit rumah dan BP2BT sebesar Rp 13,4 miliar untuk 312 unit rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×