Reporter: Vina Elvira | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) atau Cinema XXI, berupaya memaksimalkan kinerja di sisa tahun ini dengan menghadirkan film-film terbaik guna menarik penonton datang ke bioskop Cinema XXI.
Corporate Secretary CNMA Indah Tri Wahyuni mengatakan sejumlah pipe line film dalam negeri maupun luar negeri yang sudah dan akan rilis di paruh kedua 2025 berpotensi untuk menarik minat lebih banyak penonton ke bioskop.
Jika diperinci, minat penonton bioskop terhadap film nasional juga terus menunjukkan performa positif.
Hal ini tercermin dari kontribusi film nasional yang mencapai lebih dari 65% dari jumlah penonton di semester pertama 2025.
Baca Juga: Ekspansi Jaringan, Nusantara Sejahtera Raya Buka 6 Bioskop Baru hingga Juli 2025
Selain itu, Cinema XXI juga menyediakan pilihan produk F&B yang berkualitas dan beragam untuk melengkapi pengalaman menonton di bioskop. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan penjualan produk F&B perusahaan sampai akhir 2025.
“Cinema XXI juga akan terus berinovasi dan menghadirkan menu-menu yang terinspirasi dari film yang sedang tayang maupun tren dan momen yang sedang berlangsung,” ungkap Indah, kepada Kontan.co.id, Kamis (28/8) lalu.
Demi meningkatkan penjualan tiket bioskop dan produk F&B, CNMA senantiasa memberikan beragam promo menarik. Mulai dari promo pembelian tiket melalui lokasi bioskop dan m.tix, hingga promo pemesanan makanan dan minuman melalui fitur m.food.
Untuk memperluas jaringan bioskop, CNMA menargetkan pembukaan sekitar 50-60 layar di sepanjang tahun ini.
“Cinema XXI berkomitmen untuk menghadirkan akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menonton film, termasuk dengan membuka bioskop di daerah-daerah yang potensial,” ujarnya.
Sebagai informasi, hingga 31 Juli 2025 Cinema XXI telah menghadirkan 1.369 layar di 261 lokasi bioskop yang tersebar di 67 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.
Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2025, CNMA membukukan pendapatan sebesar Rp 2,87 triliun, atau turun sekitar 2,71% secara tahunan dibandingkan Rp 2,95 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pendapatan terbesar CNMA berasal dari penjualan tiket yang juga tercatat mengalami penurunan. Penjualan tiket selama semester I-2025 tercatat sebesar Rp 1,79 triliun, turun sekitar 4,28% YoY dari Rp 1,87 triliun pada semester I-2024.
Di samping itu, CNMA memperoleh pendapatan dari penjualan makanan dan minuman sebesar Rp 968 miliar, iklan Rp 30,9 miliar, platform digital Rp 69,2 miliar, dan acara serta pendapatan lainnya sebesar Rp 13,1 miliar.
Penurunan pendapatan ini berdampak langsung pada profitabilitas perusahaan. Laba bersih CNMA tercatat sebesar Rp 324 miliar, menurun dari Rp 424 miliar pada semester I-2024.
Selanjutnya: Tak Bisa Sembunyi! Indonesia Siap Tukar-Menukar Data Kripto dengan 50 Negara Lain
Menarik Dibaca: Keunggulan Vivo Y500: Dari Desain Modern hingga Daya Tahan Super
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News