kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Obat bebas (OTC) masih mendominasi penjualan Menarini


Selasa, 10 Desember 2019 / 17:22 WIB
ILUSTRASI. Obat bebas (OTC) masih mendominasi penjualan Menarini


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan farmasi Meraniri Indonesia melihat prospek industri farmasi yang kuat di tanah air. Perseroan mengaku terus tumbuh dari masa ke masa, sehingga strategi yang diusung ialah terus menambah portofolio produknya.

Reinhard Ehrenberger, Presiden Direktur Menarini Indonesia mengatakan perusahaan memiliki beragam jenis produk mulai dari onkologi, obat bebas (OTC), alat kesehatan, pernapasan dan lainnya. "Sebagai negara yang punya populasi besar, Indonesia tentu merupakan market yang terus berkembang," sebutnya ditemui saat acara perusahaan, Selasa (10/12).

Baca Juga: Menarini Indonesia berencana ekspor ke kawasan Asia

Diantara ragam produk Meraniri, jenis OTC masih mendominasi perolehan bisnis perseroan sebanyak 30% dan menyusul produk onkologi sekitar 25%, sedangkan sisanya beragam produk kesehatan lainnya. Suplai produk Menarini disokong oleh keberadaan pabrik di Cikarang sebesar 2 juta pak per tahun.

Selain menjual di pasar ritel dan rumah sakit, produk perusahaan juga masuk dalam tender e-cataloque BPJS setidaknya lima jenis obat. Sayangnya manajemen belum dapat membeberkan detil jenis obat dan value-nya.

Yang jelas bukan obat generik, karena perusahaan mengaku belum mengarah ke produk tersebut. Lantaran kompetisi yang di segmen pasar generik cenderung ketat.

Baca Juga: Bio Farma bakal bangun pabrik vaksin baru

Ke depannya, tren kebutuhan obat di Indonesia bakal meliputi ragamnya perkembangan penyakit yang ada pada masyarakat saat ini seperti kanker dan diabetes. Oleh karena itu Menarini cukup aktif dalam melakukan riset untuk pengembangan obat, khususnya berkaitan dengan kanker.

Mengintip perolehan bisnis grupnya secara global, yakni Menarini Group memiliki pendapatan hingga € 3,6 miliar dan menempati urutan 35 besar perusahaan farmasi dunia. Saat ini total karyawan grup ini mencapai 17.000 orang yang tersebar diberbagai negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×