kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

OKU Timur dongkrak produksi beras


Selasa, 21 April 2015 / 10:18 WIB
OKU Timur dongkrak produksi beras
ILUSTRASI. Layanan Bank Central Asia di area Jakarta Fair, Selasa (11/7). . KONTAN/Baihaki/11/07/2023


Reporter: Silvana Maya Pratiwi | Editor: Yudho Winarto

OKU TIMUR. Pemerintah serius menggenjot produksi padi di luar Jawa. Salah satu daerah yang diharapkan mampu menyumbang produksi beras nasional adalah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatra Selatan. Caranya, pemerintah memasok perlengkapan pertanian di kawasan itu.

Tahun ini, OKU Timur ditargetkan menambah produksi padi sebanyak 933.473 ton gabah kering. Karena itu, kemarin (20/4), Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyerahkan alat dan mesin (Alsin) ke para petani di Desa Talang Giring, OKU Timur.

Bantuan yang diberikan berupa 286 unit traktor roda dua, 70 unit pompa air, 5 unit traktor roda empat, 50 unit rice transplanter, 5 unit power thresser multiguna, 6 unit combine harvester, 3 unit vertical dryer padi, 5 unit RMU, 6 unit corn sheller, 1 unit corn combine harvester, dan 4 unit vertical dryer jagung.

Menurut Amran, bantuan ini merupakan yang terbesar selama ini. Total bantuan pemerintah di sektor pertanian di Sumatra Selatan sekitar Rp 990 miliar. "Ada lima hal yang konsisten akan dibenahi, yakni memperbaiki infrastruktur pertanian, irigasi, distribusi pupuk benih, alsin, dan penyuluh," ujarnya.

Herman Deru, Bupati OKU Timur mengatakan, selama ini, meski menjadi salah satu penyangga pangan bagi Sumatra Selatan, OKU Timur cuma satu kali tanam. "Tahun ini, OKU Timur merencanakan peningkatan indeks pertanaman seluas 14.000 hektare (ha) dari luas sekarang yang hanya 5.892 ha," tuturnya.

Herman berharap, alat dan mesin dari pemerintah ini bisa mendukung swasembada pangan di daerahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×