kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Otoritas transportasi Jabodetabek harus dibentuk


Kamis, 29 Agustus 2013 / 16:45 WIB
Otoritas transportasi Jabodetabek harus dibentuk
Promo JSM Indomaret hanya 3 hari mulai 8-10 April 2022 untuk belanja dengan harga lebih terjangkau di akhir pekan.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Danang Parikesit mendorong agar Otoritas Transportasi Jabodetabek segera terbentuk. Tujuannya untuk memfasilitasi daerah penyangga Jakarta untuk membantu meningkatkan infrastruktur transportasinya.

"Tugas khusus akan diemban oleh Otoritas ini. Badan baru yang menjadi katalis bagi daerah yang kurang mampu di sekitar Jakarta untuk membiayai infrastrukturnya, maupun mendorong swasta yang mau berinvestasi di daerah tersebut," ujar Danang, Kamis (29/8).

Ia mengatakan, Badan Interim yang direncanakan akan segera dibentuk oleh pemerintah harus terus didorong agar bisa mempersiapkan diri lahirnya Otoritas tersebut tahun depan.

Penataan awal diharapkan Danang dari badan yang bersifat sementara ini ialah agar badan interim ini  tidak terdiri dari Pemerintah pusat dan daerah saja, melainkan juga dunia usaha.

Ia pun menyebut urgensitas Otoritas atau badan ini cukup mendesak. Pasalnya, sejak lama pemerintah sudah mencoba konsep bisnis seperti yang berjalan saat ini dan ternyata tidak berhasil.

Menurutnya, penggunaan angkutan umum dari waktu ke waktu semakin menurun, kecepatan perjalanan melambat.

Ia pun berharap sebelum terpilihnya Presiden baru nanti pada tahun depan, Otoritas Transportasi Jabodetabek sudah terbentuk dan segera membuat fondasi transportasi lima tahun ke depan.

Kendati punya kendali atas penataan transportasi, Danang mengatakan, Otoritas ini nantinya tidak boleh mencampuri kewenangan daerah untuk juga mengatur transportasi mereka sendiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×