kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Pabrik CPC Pertamina dan Inalum masih tertahan


Senin, 06 November 2017 / 11:05 WIB
Pabrik CPC Pertamina dan Inalum masih tertahan


Reporter: Agung Hidayat, Azis Husaini, Febrina Ratna Iskana | Editor: Rizki Caturini

Ini dia pemasok Inalum

Setelah mendapatkan rekomendasi ekspor bauksit sebesar 2,4 juta ton dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT Dinamika Sejahtera Mandiri akan membangun pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) alumina di Kalimantan Barat. Perusahaan ini sudah meneken memorandum of understanding (MoU) untuk pembelian listrik dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebesar 150 megavolt ampere (MVA).

Direktur Dinamika Sejahtera Mandiri Peng Tjoan mengungkapkan, proyek smelter dengan kapasitas dua juta ton bauksit ini akan menggandeng mitra dari China. Maklum, investasi yang akan dibenamkan sekitar US$ 1,5 miliar. "Kapasitasnya 2 juta ton di atas laham seluas 400 hektare (ha) dengan target operasi tahun 2021," ungkap dia.

Proyek smelter ini akan dibangun di Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Kalbar. "Tambang kami 30 kilometer dari smelter," ujar Peng. Dinamika Sejahtera Mandiri akan memasok kebutuhan alumina untuk pabrik Inalum. Namun tidak semua pasokan ke domestik, tetapi juga akan dijual ke China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×