kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kemenkeu panggil Dirut Pertamina dan Dirut PLN


Rabu, 13 Agustus 2014 / 10:36 WIB
ILUSTRASI. Rilis Secara Global, Ini Spesifikasi dan Harga HP Realme GT3


Reporter: Widyasari Ginting | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akhirnya memanggil PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk membahas kisruh harga solar.

Rapat yang digelar di Gedung Juanda, Kementerian Keuangan ini rencananya akan dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dan didampingi oleh Dirjen Anggaran Kemenkeu Askolani.

Sebelumnya Askolani (11/8) bilang Kemenkeu akan mendiskusikan letak kerugian yang sebenarnya dialami oleh kedua belah pihak. 

Dari Pertamina, hadir Dirut Pertamina Karen Agustiawan didampingi Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya. Sementara dari PLN dihadiri oleh Dirut PLN Nur Pamudji. Selain kedua pihak tersebut, rapat ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo.

Perseteruan antara Pertamina dan PLN terjadi akibat ketidakcocokan harga diantara keduanya. Selain itu Pertamina mengklaim pada  Semester I 2014, mengalami rugi  US$ 45 juta karena memasok BBM ke PLN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×