kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Pangkas target produksi dan capex, Adaro: Kami terus mengikuti perkembangan pasar


Senin, 17 Agustus 2020 / 15:43 WIB
ILUSTRASI. Alat berat atau dump truck pama persada mengeruk dan membawa batubara di pertambangan PT Adaro Indonesia ditambang Tutupan Tabalong Kalimantan Selatan (19/6). Kapasitas pruduksi Adaro di tiga tambang Tutupan,Paringin,dan Wara sebesar 38.000.000 hingga akh


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Tendi Mahadi

Lockdown karena Covid-19, berdampak terhadap banyak pelanggan ADRO seiring dengan permintaan listrik di negara-negara pelanggan yang melemah. "Selain dampak negatif Covid-19, ketidakpastian kebijakan impor di beberapa negara semakin memberikan tekanan terhadap pasar batubara yang memang sudah tidak seimbang," sebutnya.

Mahardika menyebut, target baru ADRO untuk produksi batubara telah turun sekitar 10% dibandingkan tahun 2019 secara year on year. "Yang terutama didorong oleh penurunan produksi batubara termal," sebutnya.

Baca Juga: Bisnis batubara lesu gerus permintaan amonium nitrat, Ancora (OKAS) cari pasar baru

Sebagai informasi, dari sisi saham dan kapitalisasi pasar, tercatat bahwa harga saham ADRO ditutup pada Rp 995 pada akhir semester I-2020, atau turun 27% dibandingkan akhir Semester I-2019 yang tercatat pada Rp 1.360.

Kapitalisasi pasar ADRO pada akhir semester I 2020 mencapai US$ 2,1 miliar, atau turun 29% dari US$ 3,1 miliar pada akhir semester I 2019. Pada akhir semester I 2020, total pemegang saham publik tercatat 36,17%. Dari pemegang saham publik, 44% merupakan pemegang saham domestik dan sisanya merupakan pemegang saham asing. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×