kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Paradise Property (INPP) Percepat Ekspansi, 23 Semarang Shopping Mall Segera Dibuka


Selasa, 12 Mei 2026 / 11:59 WIB
Paradise Property (INPP) Percepat Ekspansi, 23 Semarang Shopping Mall Segera Dibuka
ILUSTRASI. Indonesian Paradise Property (INPP) tetap melanjutkan ekspansi bisnis pada 2026 di tengah ketidakpastian ekonomi global dan domestik


Reporter: Leni Wandira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia tetap melanjutkan ekspansi bisnis pada 2026 di tengah ketidakpastian ekonomi global dan domestik. Strategi pertumbuhan INPP ditopang penguatan pendapatan berulang (recurring income) sambil menyiapkan sejumlah proyek baru.

Salah satu proyek yang segera beroperasi adalah 23 Semarang Shopping Mall dengan total leaseable area mencapai 48.000 meter persegi. Pusat perbelanjaan tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 23 Mei 2026.

Selain itu, INPP juga meluncurkan proyek mixed-use terbaru 88 Plaza Balikpapan di Kalimantan Timur yang menandai ekspansi perseroan ke kota kedelapan di Indonesia.

Presiden Direktur Indonesian Paradise Property Anthony Prabowo Susilo mengatakan, proyek 88 Plaza Balikpapan dikembangkan di atas lahan seluas delapan hektare dan menjadi bagian dari strategi perseroan merespons pasar yang semakin dinamis.

Baca Juga: PSN Resmikan Satelit Nusantara Lima, Dorong Internet 3T & Ekspansi Kapasitas Regional

“Salah satu row Asthon A itu sudah sold out dalam hari pertama. Jadi ini memang cara-cara bagaimana kita merespon market yang memang berbeda. Kita juga harus tetap mencari perkembangan, mencari pertumbuhan. Tapi dengan cara yang berbeda juga,” kata Anthony dalam press conference di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Anthony menambahkan, INPP terus memperbesar kontribusi recurring income yang ditargetkan tetap berada di kisaran 70% sepanjang 2026. Strategi tersebut diperkuat melalui penyelesaian proyek 23 Semarang Shopping Center dan pengembangan 88 Plaza Balikpapan.

“Dengan strategi ini, kami optimistis dapat mempertahankan kinerja yang solid dan berkelanjutan ke depan,” ujarnya.

Dari sisi kinerja, INPP membukukan pendapatan Rp 326,90 miliar pada kuartal I-2026 atau tumbuh 14% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut ditopang seluruh lini bisnis, terutama segmen komersial dan hospitality.

Segmen komersial mencatat kontribusi terbesar dengan pendapatan Rp 157,14 miliar atau naik 19% year on year (YoY). Sementara segmen hospitality tumbuh 4% menjadi Rp 135,50 miliar dan penjualan properti melonjak 38% menjadi Rp 34,26 miliar yang didorong serah terima unit Antasari Place.

“Selain mengembangkan properti kami juga berupaya menghadirkan aset berkelanjutan yang mampu menciptakan nilai jangka panjang melalui pendapatan berulang,” tambahnya.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, EBITDA perseroan naik sekitar 20% menjadi Rp 100,67 miliar dengan EBITDA margin meningkat menjadi 31% dari sebelumnya 29%. Di saat bersamaan, INPP berhasil membalikkan kondisi rugi bersih Rp 132,87 miliar pada kuartal I-2025 menjadi laba bersih Rp 44,07 miliar pada kuartal I-2026.

 

Direktur Indonesian Paradise Property Surina mengatakan, kontribusi property sales pada kuartal I-2026 masih berasal dari proyek Antasari Place melalui serah terima unit yang menyumbang sekitar Rp 34 miliar.

“Property sales kontribusi di kuartal I masih 10 persen. INPP sekali lagi recurring revenue-nya cukup kuat mungkin dibandingkan developer lain. Kita di 90 persenan,” ujar Surina.

Surina optimistis, pendapatan perseroan pada kuartal II-2026 akan semakin terdorong setelah proyek 23 Semarang Shopping Center mulai beroperasi dan menyumbang pendapatan baru bagi perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×