Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan aktivitas bisnis dan pembangunan gedung turut memperluas kebutuhan sistem pendingin udara alias air conditioner (AC) di Indonesia. Pasar AC yang selama ini banyak ditopang konsumen rumah tangga, kini mulai berkembang ke segmen perkantoran, ruang usaha hingga bangunan komersial.
Perubahan kebutuhan tersebut mendorong produsen AC memperluas portofolio, baik dari sisi kapasitas maupun teknologi. Segmen komersial juga membutuhkan sistem pendinginan yang lebih efisien dan fleksibel untuk menyesuaikan karakteristik bangunan.
PT Gree Electric Appliances Indonesia misalnya, memperluas produknya, dari segmen residensial hingga light commercial dan komersial.
Baca Juga: PLN Dorong Groundbreaking Proyek PSEL Tiap 1-2 Bulan
Vice President PT Gree Electric Appliances Indonesia, Nicky mengatakan, pengembangan produk untuk mengikuti kebutuhan konsumen yang semakin beragam. “Kita harus meningkatkan standar kenyamanan,” ujar Nicky ,Rabu (2/9).
Untuk pasar residensial, Gree memperkenalkan F6 dengan kapasitas 0,5 PK hingga 2,5 PK serta F5 MAX berkapasitas 3,5 PK dan 4 PK. Sementara di segmen light commercial, perusahaan omo menghadirkan STS Inverter dengan kapasitas 2 PK, 3 PK, dan 5 PK.
Selain memperluas portofolio produk, Gree memperkuat layanan purnajual melalui Gree 24/7 Always On Service. Nicky mengatakan, perusahaan tidak hanya mengandalkan penjualan perangkat, tetapi juga berupaya menyediakan solusi pendinginan dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














