kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pegawai Merpati minta pesangon Rp 300 miliar


Selasa, 12 Agustus 2014 / 21:49 WIB
ILUSTRASI. Katalog Promo Indomaret Super Hemat Periode 1-7 Maret 2023.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Sebanyak 1.400 orang pegawai PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati) meminta Kementerian BUMN mencairkan dana sebesar Rp 300 miliar. Uang tersebut untuk pesangon dan THR yang selama dua tahun tidak dibayarkan oleh manajemen Merpati.

"Dana yang kami ajukan ke Kementerian BUMN sebanyak Rp 300 miliar," ujar Koordinator Aksi sekaligus Ketua Umum Serikat Karyawan Merpati Purwanto, Selasa (12/8).

Purwanto menjelaskan seluruh pegawai telah meminta Kementerian BUMN agar segera bisa mencairkan anggarannya. Karena kebutuhan keluarga para pegawai Merpati sangat mendesak.

"Selama 8 bulan ini sama sekali respons dari Kementerian BUMN selaku pemegang saham Merpati sangat mengecewakan kami," ungkap Purwanto.

Selain itu Purwanto memaparkan bahwa pegawai Merpati butuh kejelasan terkait status kepegawaian. Pasalnya sampai saat ini status Merpati digantung oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN sebagai pemegang saham.

"Berikan kami kejelasan terhadap Merpati secara korporasi dan keputusan lain seperti ada PHK, pengurangan pegawai, ataupun Merpati ditutup," jelas Purwanto. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×