kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Pekan ini, Kawasaki Ninja H2 diluncurkan


Senin, 12 Januari 2015 / 13:01 WIB
ILUSTRASI. Cuaca ekstrem kemarau panjang atau el-nino dapat berdampak pada kenaikan harga kedelai dunia yang mencapai tiga kali lipat.


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) akhirnya siap dengan peluncuran Ninja H2. Model flagship berstatus sebagai Ninja terkencang yang pernah diciptakan itu akan dirilis pekan ini, tepatnya Jumat (16/1), di Sentul International Circuit, Bogor.

Hal ini menegaskan janji KMI yang sebelumnya diutarakan dalam Indonesia Motorcycle Show 2014 beberapa waktu lalu, bahwa H2 paling lambat akan diluncurkan Januari 2015. Belum diketahui, meluncurnya H2 akan disertai juga dengan kehadiran H2R (versi sirkuit).

Sebelumnya, KMI sudah membuka pintu pemesanan sejak akhir 2014 lalu melalui jaringan dealer seluruh Indonesia. Banderol tercantum jelas di website resmi, yakni Rp 580 juta on the road Jabotabek. Untuk tipe H2R sebagai varian sirkuit, tidak disebut di rilis resmi dalam website. Tapi disinyalir, harga akan mencapai Rp 1 miliar.

Bersamaan dengan dibukanya pintu pemesanan, calon konsumen bisa memberikan uang tanda jadi (pre-order) Rp 50 juta.

H2 dan H2R akan menjadi varian Ninja paling ganas yang pernah diproduksi. Mesin 998cc yang dilengkapi supercharger, DOHC, 16 katup, sanggup memuntahkan tenaga 200 tk @10.000 rpm. Desain rangka diciptakan untuk kestabilan pada kecepatan tinggi dengan tingkat aerodinamis spektakuler.

Keduanya dirancang menggunakan teknologi terbaru. Bahkan cat silver-mirror sangat reflektif seperti kaca, diadaptasi untuk produksi massal pertama kalinya dalam industri otomotif dan sepeda motor. (Donny Apriliananda)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×