kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Grab Wujudkan 3X Lipat Penggunaan Kendaraan Listrik Tahun 2026, Ini Kata Pemerintah


Senin, 29 Juni 2026 / 21:33 WIB
Grab Wujudkan 3X Lipat Penggunaan Kendaraan Listrik Tahun 2026, Ini Kata Pemerintah
ILUSTRASI. Grab Indonesia Ingin Wujudkan Tiga Kali Lipat Penggunaan Kendaraan Listrik Tahun Ini (KONTAN/Zandy Pradana)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Grab masih akan terus mengembangkan penggunaan kendaraan listrik untuk para drivernya yang berada di Indonesia. Grab menargetkan penggunaan kendaraan listrik tahun ini bisa tembus tiga kali lipat.

CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi menyatakan bahwa saat ini sudah ada 28 ribu kendaraan listrik untuk para driver. Bahkan, target Grab Indonesia mencapai tiga kali lipat untuk penggunaan kendaraan listrik tahun ini.

"Sebagai operator armada EV terbesar di Indonesia, per Mei 2026, armada EV Grab telah mencapai lebih dari 28.000 unit, atau dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Hingga akhir 2026, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah armada EV lebih dari tiga kali lipat dari tahun sebelumnya," ujar Neneng Goenadi di Jakarta Timur, Senin (29/6/2026).

Kemudian, Neneng menjelaskan bahwa target tersebut akan direalisasikan karena dipercaya teknologi akan membantu masyarakat membuat pilihan yang lebih cerdas dan berkelanjutan dalam aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Grab Targetkan Jumlah Armada EV Naik hingga Tiga Kali Lipat pada 2026

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendukung penuh terkait dengan target Grab Indonesia. Sebab, peralihan menuju mobilitas rendah emisi tidak hanya membutuhkan dukungan teknologi dan investasi, tetapi juga keterlibatan langsung masyarakat, termasuk para mitra pengemudi yang setiap hari melayani kebutuhan mobilitas publik.

"Langkah ini sejalan dengan target pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional, sekaligus mendukung upaya Indonesia menuju Net Zero Emissions pada 2060 atau lebih cepat,” kata AHY.

Dia juga berharap bahwa Grab Indonesia bisa merealisasikan kendaraan listrik untuk driver hingga 42.000 unit.

Baca Juga: Grab Gandeng Guangzhou Automobile Group,Siapkan 20.000 Mobil Listrik di Asia Tenggara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×