kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Pelindo II: Kami ajak masuk swasta yang bagus


Selasa, 04 Juni 2013 / 17:46 WIB
ILUSTRASI. Staf medis berada di Unit Perawatan Intensif (ICU) dimana pasien terinfeksi virus corona (COVID-19) dirawat di klinik Ambroise Pare, Neully-sur-Seine, dekat Paris, Prancis, Kamis (12/11/2020). REUTERS/Benoit Tessier


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) sudah menegaskan bahwa pihaknya tidak melakukan monopoli usaha, baik itu di jasa trucking maupun jasa bongkar muat. Perusahaan pelat merah tersebut menegaskan tidak mau mematikan bisnis perusahaan swasta.

R.J. Lino, Direktur Utama Pelindo II mengungkapkan ia siap bekerja sama dengan perusahaan swasta yang bagus dan mau berinvestasi di pelabuhan. Hal ini bahkan menurut Lino sudah dilakukan di Pelabuhan Tanjung Priok. "Kalau swasta yang bagus kami ajak masuk," tutur Lino saat peluncuran buku di Museum Arsip, Selasa (4/6).

Lino mengatakan saat ini ada 14 perusahaan bongkar muat (PBM) yang diajak kerja sama oleh Pelindo II di Pelabuhan Tanjung Priok. Dia bilang 14 perusahaan tersebut merupakan hasil seleksi dari 100 perusahaan sejak tahun 2010.

"Perusahaan swasta yang bekerja sama dengan kita yang siap investasi alat-alat seperti crane. Mereka mau berinvestasi hingga Rp 250 miliar," ujar Lino. Dia juga menegaskan bahwa sejauh ini iklim bisnis di pelabuhan khususnya Tanjung Priok sudah berjalan dengan baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×