kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pemerintah ajak swasta bangun infrastruktur gas


Selasa, 07 Juni 2011 / 19:05 WIB
ILUSTRASI. Soal belajar dari rumah TVRI SMP, Selasa 1 September 2020: Persamaan kuadrat. ANTARA FOTO/Saiful Bahri/hp.


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Infrastruktur gas sangat minim, sehingga banyak daerah yang kekurangan gas. Untuk itulah, pemerintah mengajak swasta untuk membangun proyek infrastruktur gas. Maklum, selama ini proyek pembangunan infrastruktur gas masih bergantung pada pemerintah.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Evita Legowo menyatakan, sebagian besar infrastruktur gas dibangun menggunakan dana dari pemerintah dan dibantu beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Bahkan, beberapa infrastruktur yang akan dibangun masih menjadi tanggungan pemerintah. Beberapa infrastruktur yang akan dibangun adalah unit penampungan dan regasifikasi terapung (floating storage and regassfication unit/FSRU) di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatra Utara.

Target pemerintah pada 1 Februari tahun depan, FSRU Jawa Barat akan mulai mengaliri gas ke pembangkit PT PLN (Persero). “Di sini ada kesempatan swasta untuk ikut membangun jaringan gas dari FSRU ke konsumen,” kata dia.

Kemudian, pemerintah juga berencana membangun terminal penampungan gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) skala kecil di Halmahera Timur dengan kapasitas 30 juta standar kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day/mmscfd). Dia menjelaskan, tahun lalu pemerintah akan melakukan kajian proyek ini pada 2010-2011.

Pembangunan terminal akan dimulai tahun depan. “Proyek ini sudah jelas konsumennya, yaitu untuk listrik dan PT Aneka Tambang (Antam). Tetapi belum tahu siapa yang akan membangun,” kata dia.

Selain itu, Evita menambahkan, pemerintah juga akan menambah jaringan distribusi gas untuk rumah tangga dan transportasi. Tahun ini, pemerintah akan membangun jaringan gas rumah tangga di Bontang, Sengkang, rumah susun di Jakarta dan sekitarnya, serta menambah jaringan di Bekasi dan Sidoarjo. Untuk transportasi, tahun ini akan membangun di Palembang dan 2012 di Surabaya.

“PT PGN tidak berani membangun jaringan untuk kebutuhan kecil seperti ini karena marginnya terlalu kecil. Jadi, pemerintah mengambil alih pembangunannya,” jelas dia.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×