kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah dorong peran swasta untuk elektrifikasi di daerah terpencil


Jumat, 07 Februari 2020 / 10:24 WIB
ILUSTRASI. Kementerian ESDM berupaya mendorong keterlibatan pihak swasta dalam membangun pembangkit listrik. ANTARA FOTO/Rahmad/aww/15.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berupaya mendorong keterlibatan pihak swasta dalam membangun pembangkit listrik maupun transmisi.

Diharapkan pula pihak swasta dapat berperan dalam percepatan rasio elektrifikasi 100% dan mengurangi kesenjangan ekonomi di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).

Baca Juga: PLN targetkan pembangunan SUTET Balaraja-Kembangan rampung akhir 2020

Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Investasi Triharyo Soesilo menyampaikan, investor asal Amerika Selatan hingga Afrika dinilai memiliki kapabilitas bagus dalam melistriki daerah tertinggal.

“Keterlibatan investor swasta tidak bisa dipungkiri lagi mengingat besarnya kebutuhan dana investasi dalam membangun infrastruktur ketenagalistrikan,” ungkap dia dalam siaran pers di situs Kementerian ESDM, kemarin.

Berdasarkan kalkulasi yang ada, total kebutuhan investasi untuk mencapai rasio elektrifikasi 100% sekitar Rp 10,7 triliun.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×