kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol sepanjang 2.500 km hingga 2024


Selasa, 05 November 2019 / 16:02 WIB
ILUSTRASI. Pekerja beraktivitas di lokasi proyek pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang di Desa Cibadak, Lebak, Banten, Senin (28/10/2019).Pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol sepanjang 2.500 Km dalam kurun waktu 2019-2024. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirun


Reporter: | Editor: Tendi Mahadi

Pertama, manajemen pembiayaan yang memerlukan solusi dalam mengembangkan investasi. Kedua, pandangan untuk akses dan mobilitas yang memerlukan pemecahan sistem transportasi yang inovatif. 

Ketiga, keselamatan jalan yang memerlukan pengembangan sistem keselamatan konstruksi dan juga pengoperasian. 

Keempat, kehandalan fungsi jalan yang memerlukan inovasi dalam preservasi jaringan jalan. Kelima, perubahan iklim dan lingkungan dan meningkatnya frekuensi bencana yang memerlukan adaptasi untuk jalan yang berketahanan terhadap bencana.

Baca Juga: Kementerian PUPR tata kawasan Pulau Bunaken dan Pantai Paal Likupang

Sebagai informasi, dalam 5 tahun terakhir, pemerintah telah membangun 1.000 km jalan tol, 3.387 km jalan baru, dan 330 unit jembatan gantung. 

Selain menargetkan pembangunan jalan tol sepanjang 2.500 km pada 5 tahun ke depan, pemerintah juga menargetkan pembangunan 60 km jembatan baru atau fly over.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×