kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol sepanjang 2.500 km hingga 2024


Selasa, 05 November 2019 / 16:02 WIB
Pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol sepanjang 2.500 km hingga 2024
ILUSTRASI. Pekerja beraktivitas di lokasi proyek pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang di Desa Cibadak, Lebak, Banten, Senin (28/10/2019).Pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol sepanjang 2.500 Km dalam kurun waktu 2019-2024. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirun


Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Tendi Mahadi

Pertama, manajemen pembiayaan yang memerlukan solusi dalam mengembangkan investasi. Kedua, pandangan untuk akses dan mobilitas yang memerlukan pemecahan sistem transportasi yang inovatif. 

Ketiga, keselamatan jalan yang memerlukan pengembangan sistem keselamatan konstruksi dan juga pengoperasian. 

Keempat, kehandalan fungsi jalan yang memerlukan inovasi dalam preservasi jaringan jalan. Kelima, perubahan iklim dan lingkungan dan meningkatnya frekuensi bencana yang memerlukan adaptasi untuk jalan yang berketahanan terhadap bencana.

Baca Juga: Kementerian PUPR tata kawasan Pulau Bunaken dan Pantai Paal Likupang

Sebagai informasi, dalam 5 tahun terakhir, pemerintah telah membangun 1.000 km jalan tol, 3.387 km jalan baru, dan 330 unit jembatan gantung. 

Selain menargetkan pembangunan jalan tol sepanjang 2.500 km pada 5 tahun ke depan, pemerintah juga menargetkan pembangunan 60 km jembatan baru atau fly over.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×