kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pendapatan bersih Indo Kordsa (BRAM) turun 28,24% di kuartal I 2020


Kamis, 28 Mei 2020 / 22:30 WIB
ILUSTRASI. PT Indo Kordsa Tbk (BRAM), produsen Kain Ban, Benang Nylon & Polyester, Benang Serat Industri/Benang Filament Buatan 


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indo Kordsa Tbk (BRAM) baru saja merilis laporan kinerja tiga bulan pertama belum lama ini. Berdasarkan laporan keuangan interim kuartal I 2020 yang dipubblikasikan pada Rabu (27/5), emiten berkode saham “BRAM” membukukan pendapatan bersih sebesar US$ 47,54 juta di kuartal I 2020.

Angka ini menyusut sekitar 28,24% dibanding  pendapatan bersih kuartal I tahun lalu yang mencapai US$ 66,26 juta.

Penurunan pendapatan bersih dipicu oleh turunnya pendapatan pada semua lini produk. Pendapatan dari lini produk tire cord misalnya, tercatat turun sekitar 27,86% secara tahunan atau year-on-year (yoy) menjadi US$ 42,12 juta.

Baca Juga: Nilai Dividen Interim Unilever (UNVR) Paling Gede, Yield Puradelta (DMAS) Paling Oke

Begitu pula dengan lini produk polyester. Sepanjang Januari - Maret 2020 lalu, lpendapatan dari lini produk ini juga turun sekitar 23,64% yoy menjadi US$ 3,08 juta. Sementara itu, pendapatan dari lini yarn turun 38,84% yoy menjadi US$ 2,33 juta.

Penurunan pada sisi pendapatan bersih sebenarnya juga diiringi oleh penurunan pada sejumlah pos beban. Melansir laporan keuangan interim kuartal I 2020, beban pokok penjualan tercatat mengalami penurunan sekitar 19,35% yoy menjadi US$ 43,52 juta di kuartal I 2020.

Sebelumnya, beban pokok penjualan BRAM tercatat sebesar  US$ 53,96 juta pada periode sama tahun lalu.

Baca Juga: Lima emiten ini akan bagi dividen, begini rekomendasi analis

Penurunan juga dijumpai pada beban penjualan, beban umum dan administrasi, sertra beban keuangan. Sepanjang Januari - Maret 2020 lalu, beban penjualan BRAM tercatat sebesar  US$ 1,19 juta. Angka ini turun sekitar 30,98% yoy dibanding beban penjualan periode sama tahun sebelumnya yang  mencapai  US$ 1,73 juta.

Berikutnya, beban umum dan administrasi juga tercatat turun tipis sekitar 2,57% yoy menjadi US$ 1,52 juta di kuartal I ini.




TERBARU

[X]
×