Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mencatatkan kinerja keuangan yang bertumbuh sepanjang 2025, baik dari top line maupun bottom line.
Berdasarkan laporan keuangannya yang dirilis pada Senin (30/3/2026) di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan bersih emiten properti ini tercatat sebanyak Rp 7,11 triliun, meningkat 6,6% secara tahunan atau year-on-year (yoy) dari Rp 6,67 triliun pada tahun sebelumnya.
Rinciannya, pendapatan sewa ruangan menopang dengan capaian Rp 2,28 triliun, sedangkan pendapatan apartemen servis berkontribusi Rp 75,3 miliar. Maka dari itu, total keduanya mencapai Rp 2,6 triliun.
Baca Juga: Pakuwon Jati (PWON) Anggarkan Capex Rp 2,2 Triliun, Cek Strategi Pengembangan di 2026
Sementara itu, dari jumlah pendapatan dari kontrak dengan pelanggan, Pakuwon Jati berhasil membukukan Rp 4,7 triliun yang mencakup pendapatan dari hotel, kondominium dan kantor, jasa pemeliharaan, tanah dan bangunan, serta pendapatan usaha lainnya.
Adapun beban pokok pendapatan PWON juga tumbuh 9% yoy menjadi Rp 3,16 triliun dari Rp 2,9 triliun.
Namun demikian, laba kotor Pakuwon Jati juga masih mampu bertumbuh 4,8% yoy dari Rp 3,76 triliun ke Rp 3,94 triliun.
Baca Juga: Pakuwon Jati (PWON) Siapkan Capex Rp 2,2 Triliun di Tahun 2026
Dari sisi bottom line, Pakuwon Jati berhasil membukukan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih sebesar Rp 2,34 triliun, meningkat 13% yoy dari Rp 2,07 triliun pada tahun sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













