kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.013   15,00   0,08%
  • IDX 6.115   -33,30   -0,54%
  • KOMPAS100 793   -5,08   -0,64%
  • LQ45 609   -2,85   -0,47%
  • ISSI 211   -0,49   -0,23%
  • IDX30 338   -1,39   -0,41%
  • IDXHIDIV20 427   0,19   0,04%
  • IDX80 91   -0,58   -0,63%
  • IDXV30 116   -0,10   -0,08%
  • IDXQ30 110   0,05   0,04%

Pengusaha senang jika produksi batubara diturunkan


Kamis, 26 Februari 2015 / 20:50 WIB
ILUSTRASI. Yuk intip resep masak daging sapi ala Titipku: Steak Sapi Saus Jamur


Reporter: Muhammad Yazid | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) menyatakan mendukung program pemerintah yang telah dituangkan dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RJPMN) 2015 - 2019. 

Di beleid tersebut, produksi batubara ditetapkan turun dari sebanyak 425 juta ton pada 2015 menjadi 400 juta ton pada 2019 mendatang. 

"Kami sangat senang apabila pemerintah dapat menekan produksi nasional, sebab saat ini harga jual sangat tidak menguntungkan pengusaha," kata Supriatna Sahala, Direktur Eksekutif APBI usai mengikuti rapat bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kamis (26/2). 

Menurut dia, penurunan angka produksi batubara diharapkan mampu berdampak positif pada peningkatan harga jual batubara. Sehingga, tambang-tambang kecil yang selama ini tidak produksi lantaran anjloknya harga jual bisa bergairah kembali. 

Selain itu, pengusaha juga akan mendukung program pemerintah yang mematok peningkatan konsumsi domestik menjadi 240 juta ton pada 2019 mendatang. "Selama ini pemerintah kan juga sudah menerapkan domestic market obligation (DMO) ke masing-masing perusahaan, itu hak pemerintah dan sangat kami terima," kata Supriatna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×