Reporter: Zendy Pradana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perputaran uang saat momentum Lebaran juga mendorong permintaan air minum dalam kemasan.
Ketua Umum Perkumpulan Usaha Air Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA), Karyanto Wibowo mengatakan, perputaran uang selama libur Lebaran banyak terjadi di wilayah Pulau Jawa.
"Uang paling banyak beredar di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat (daerah tujuan utama mudik). Sisanya menyebar ke Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Bali, serta berbagai destinasi wisata dan kampung halaman pemudik," ujar Karyanto Wibowo kepada Kontan, Selasa (17/3/2026).
Baca Juga: Lebaran 2026 Bisa Jadi Momentum Ekonomi Nasional, Ini Penyebabnya!
Karyanto menjelaskan selama libur Lebaran tahun 2026 perputaran ekonomi yang paling terdampak adalah UMKM pakaian hingga makanan dan minuman.
"Sektor bisnis UMKM fesyen (baju baru, pakaian Lebaran), makanan-minuman, transport, retail dan pariwisata merasakan keberkahan," jelas Karyanto.
Salah satu yang dinilai akan ikut menjaga perekonomian nasional selama libur lebaran 2026 adalah tren penjualan AMDK.
"Di bulan Ramadan dan libur Lebaran 2026, tren penjualan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) menunjukkan lonjakan sekitar 20% dibandingkan hari biasa," kata dia.
Karyanto menjelaskan bahwa pertumbuhan penjualan AMDK karena sifat AMDK inelastis. AMDK merupakan kebutuhan primer hidrasi.
"Pertumbuhan penjualan didorong oleh sifat inelastis AMDK sebagai kebutuhan primer hidrasi puasa, mudik, dan aktivitas sosial, sehingga tetap dibeli, meski daya beli masyarakat sedikit berkurang," ucap dia.
Baca Juga: AMDATARA:Peningkatan Penjualan AMDK Ramadan-Lebaran Jaga Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Penjualan AMDK meningkat untuk kemasan botol kecil (220 ml- 600 ml). Sebab, ukuran kemasan tersebut menjadi primadona di luar rumah dan perjalanan karena sangat praktis.
"Meski menghadapi tantangan daya beli dan ekonomi, momen ini tetap menjadi booster tahunan yang kuat bagi industri AMDK, dengan pertumbuhan keseluruhan sektor diproyeksikan positif 5–6% di tahun 2026," jelas Karyanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













