kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Penjualan benih sawit bakal meningkat di musim hujan

Kamis, 11 Oktober 2018 / 19:58 WIB

Penjualan benih sawit bakal meningkat di musim hujan
ILUSTRASI. Petani menyiram bibit kelapa sawit



Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan benih sawit mengalami kenaikan, apalagi jelang musim hujan di mana menjadi musim tanam kelapa sawit, penjualan industri benih sawit diperkirakan akan memuncak.

Direktur Utama PT Dami Mas Sejahtera Tony Liwang menjelaskan, hingga September penjualan benih sawit telah mencapai 7 juta benih alias naik kisaran 12% dari capaian tahun lalu pada periode sama. Adapun penjualan dan produksi benih sawit Dami Mas sama karena perusahaan ini memproduksi benih sesuai permintaan dari pasar.


"Ini masih sesuai target, karena biasanya orang kejar saat musim hujan. Karena Juli-Agustus kemarin agak kering berat, dan kita baru kejar Oktober November," jelas Tony saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (11/10).

Menurutnya mayoritas pesanan berasal dari Sumatra dan Kalimantan dan merata dari petani maupun pihak industri. Tapi walau penjualan kuartal empat dinilai bakal positif, Tony mengaku telah menurunkan target penjualan menjadi 14 juta benih dari sebelumnya di maksimal 15 juta benih sawit.

Alasannya karena harga minyak kelapa sawit (CPO) dunia tengah turun karena adanya oversupply stok. Akibatnya investor besar dalam sektor ini cenderung menahan pengeluaran untuk melihat situasi pasar terlebih dahulu.

Memang masih ada program peremajaan sawit yang tengah digerakkan oleh pemerintah. Namun kenyataannya di lapangan, masih dibutuhkan banyak penyelarasan.

Tapi memasuki musim hujan ini, Tony optimistis pasar akan kembali terbuka karena petani umumnya menggunakan musim hujan sebagai siklus tanam di mana setahun kemudian, hasilnya sudah mulai terlihat.

Hal serupa juga dialami oleh PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO), walau tidak merinci penjualan kuartal III, namun Investor Relation SGRO, Michael Kusuma menyatakan terdapat kenaikan penjualan benih sawit yang diiringi oleh penurunan produksi sawit. "Tahun ini kita fokus pada penjualan karena persediaan kami lebih tinggi," jelasnya.

Memang, dalam catatan semester I 2017, Volume penjualan benih sawit SGRO naik 8,6% you. Semester I 2017, Sampoerna Agro mencatat volume penjualan sawit sekitar 2,79 juta butir. Dengan kenaikan tersebut, perusahaan ini mencatat volume penjualan sebesar 3 juta butir.

Tapi pada periode itu, meski volume penjualan meningkat, namun produksi benih perusahaan ini turun sebesar 48% dibandingkan tahun lalu. Dalam enam bulan pertama, perusahaan ini memproduksi 2,3 juta benih sementara pada semester I 2017, Sampoerna Agro mencatat produksi benih sebesar 4,46 juta butir.

"Menimbang penjualan stagnan beberapa tahun ini, jadi tahun ini juga stagnan. Tahun lalu, full year kami menjual 6,6 -7 juta benih, tahun ini kurang lebih sama," jelasnya.

Reporter: Tane Hadiyantono
Editor: Yudho Winarto

PERKEBUNAN SAWIT

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0005 || diagnostic_api_kanan = 0.1961 || diagnostic_web = 0.7307

Close [X]
×