kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Penjualan Kendaraan Lesu, Astra Otoparts (AUTO) Makin Getol Diversifikasi Usaha


Rabu, 24 September 2025 / 05:00 WIB
Penjualan Kendaraan Lesu, Astra Otoparts (AUTO) Makin Getol Diversifikasi Usaha
ILUSTRASI. Astra Otoparts (AUTO) makin gencar terus menguatkan diversifikasi bisnisnya di luar segmen otomotif??


Reporter: Rashif Usman | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) makin gencar terus menguatkan diversifikasi bisnisnya di luar segmen otomotif.

Perusahaan yang berada di bawah naungan grup Astra tersebut telah memperluas cakupan bisnisnya mulai dari segmen alat kesehatan, industri alat berat hingga perkeretaapian.

Direktur Astra Otoparts Sophie Handili menjelaskan diversifikasi bisnis ke alat kesehatan menjadi salah satu pilar utama dalam strategi perluasan bisnis. 

Melalui pengembangan produk alat kesehatan, perusahaan tidak hanya menambah variasi dari produk yang ditawarkan, tetapi juga memperluas jangkauan pelanggan.

"Saat ini jumlah produk dan customer kami terus bertambah. Kita telah mengembangkan 33 jenis produk alat kesehatan dan kita telah didistribusikan alat-alat kesehatan ke lebih dari 70 ribu puskesmas dan 70 rumah sakit," kata Sophie di acara Media Day Astra, Selasa (23/9/2025).

Baca Juga: Strategi Astra Otoparts (AUTO) Ekspansi Ekosistem dan Produk Komponen EV

Selain di sektor kesehatan, AUTO juga melakukan diversifikasi pada komponen yang beririsan dengan bisnis otomotif, seperti industri alat berat, industrial, maupun perkeretaapian. 

Langkah diversifikasi bisnis ini pun dilakukan saat penjualan kendaraan nasional tengah mengalami pelemahan.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan mobil nasional hanya mencapai 61.780 unit, naik tipis 1,48% dibandingkan Juli 2025 yang mencatat 60.878 unit. Namun, jika dibandingkan Agustus 2024 yang mencapai 76.302 unit, angka penjualan bulan lalu merosot 19,03%.

Adapun jika mengacu kinerja keuangannya, AUTO mencatatkan laba bersih sebesar Rp 938,96 miliar per semester I-2025, turun 7,38%  dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,01 triliun.

 

Dari sisi top line, AUTO mencetak pendapatan sebesar Rp 9,58 triliun per Juni 2025, naik 4,22% dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp 9,19 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×