kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Penjualan sparepart Selamat Sempurna injak gas


Rabu, 22 April 2015 / 17:58 WIB
ILUSTRASI. Fasilitas Siloam Hospitals


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Industri otomotif tengah melandai. Tapi, produsen komponen otomotif PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) mengaku tidak terpengaruh oleh kondisi ini.

"Tidak terlalu berpengaruh, karena kami banyak di pasar ekspor dan aftermarket," ujar Ang Andri Pribadi, Direktur SMSM pada konferensi pers Investor Institutional Day, Rabu (22/4).

Pada 2014, pendapatan perusahaan mencapai Rp 2,63 triliun, adapun pendapatan dari ekspor mencapai Rp 1,83 triliun atau setara dengan 69,58% dari total pendapatan.

Sedangkan pada tahun 2013 pendapatan perusahaan mencapai Rp 2,38 triliun, dengan pendapatan ekspor sebesar Rp 1,47 triliun atau setara dengan 61,76% dari total pendapatan. Sisa pendapatan dari penjualan dalam negeri.

Sementara itu, portofolio pendapatan dari aftermarket mengantungi 90% pendapatan. Sisanya 10% dari Original Equipment Manufacture (OEM).

"Kalau OEM kan produksi mobil baru, kalau melambat ya ikut turun produksi mobil dan komponennya. Nah kalau aftermarket kan tidak terpengaruh pelambatan, karena beli di pasar bebas," ujar Andri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×