Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Akses ke rantai pasok perusahaan besar menjadi salah satu peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar.
Untuk membuka peluang tersebut, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) mengintegrasikan sistem pengadaan internal atau integrated procurement system (IPS) dengan platform Pasar Digital UMKM (PaDi UMKM).
Integrasi melalui mekanisme Open Application Programming Interface (Open API) ini memungkinkan transaksi pengadaan melalui PaDi UMKM tercatat secara otomatis di IPS. Prosesnya mencakup pemesanan, serah terima barang atau jasa, hingga pembayaran sehingga tidak memerlukan input data berulang.
Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum Agrinas Palma, Erry Herman mengatakan, integrasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi pengadaan sekaligus memperluas kesempatan UMKM menjadi pemasok perusahaan.
"Melalui integrasi IPS dengan PaDi UMKM, kami ingin memastikan kebutuhan operasional perusahaan dipenuhi secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel, sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi UMKM untuk tumbuh bersama Agrinas Palma," ujar Erry, dalam rilis, Rabu (4/11).
Baca Juga: Astra Otoparts Bidik Pertumbuhan di Atas Industri Otomotif pada 2027, Tambah 30 Gerai
Hingga September 2026, transaksi Agrinas Palma melalui PaDi UMKM mencapai Rp 5,59 miliar dari 353 pesanan pembelian atau purchase order (PO).
Sekretaris Kementerian UMKM, Loto Srinaita Ginting mengatakan, kebutuhan belanja barang dan jasa Agrinas Palma ke depan dapat membuka peluang bagi UMKM dan penyedia usaha lokal untuk menjadi pemasok perusahaan.
"Kebutuhan belanja barang dan jasa Agrinas Palma ke depan cukup besar. Ini membuka peluang bagi UMKM hingga penyedia usaha lokal berskala lebih besar untuk menjadi pemasok perusahaan," ujar Loto.
Sementara itu, Deputi Bidang SDM Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), Wahyu Setiawan berharap, kolaborasi tersebut memperluas keterlibatan UMKM dalam rantai pasok BUMN sekaligus membantu perusahaan memperoleh pemasok yang andal.
Sebagai BUMN yang memiliki wilayah operasional dari Sumatra hingga Papua, Agrinas Palma menyatakan mengutamakan produk dalam negeri dalam pengadaan barang dan jasa.
Proses pemilihan pemasok mempertimbangkan kualitas, kewajaran harga, ketepatan waktu, dan integritas, dengan mengedepankan prinsip good corporate governance (GCG).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_23102611123400.jpeg)
