kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Perluas lahan, ekspor kopi Vietnam bakal naik 9,4%


Rabu, 09 Februari 2011 / 13:49 WIB
ILUSTRASI. BPJS Kesehatan


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

HANOI. Pemerintah Vietnam memprediksi ekspor kopi negaranya sebagai penghasil kopi robusta terbesar di dunia akan naik 9,4% menjadi 1,28 juta metrik ton pada 2011.

Sebab, panen kopi robusta pada masa tanam 2010-2011 yang dimulai pada Oktober 2010 diperkirakan akan naik 4,6% menjadi 1,17 juta ton dari tahun sebelumnya yang sebanyak 1,12 juta ton. Peningkatan panen ini disebabkan karena Vietnam telah memperluas area tanam kopi sebesar 1,8% menjadi 548.200 hektare (ha).

Ekspor kopi sebanyak itu diperkirakan bisa mendatangkan pendapatan negara sekitar US$ 2 miliar tahun ini. Angka ini naik dibanding pendapatan dari ekspor kopi robusta pada 2010 yang sebesar US$ 1,73 miliar.

Sekadar informasi, harga kopi robusta di pasar komoditi telah mengalami kenaikan hingga 68% sepanjang tahun lalu. Harga kopi robusta mencetak harga tertinggi sejak September 2008 menjadi US$ 2.259 per ton pada 3 Februari 2011.

Sementara, kontrak untuk pengiriman Maret 2011 ditutup di angka US$ 2.195 per ton, kemarin (8/2). Spekulasi cuaca buruk yang terjadi di negara-negara penghasil kopi robusta membuat pasokan kopi seret, sehingga harga komoditi ini terus naik.






Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×