kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Persiapan PLN Eksekusi Pensiun Dini PLTU Cirebon 1 dan Bangun Transmisi Jawa-Sumatera


Selasa, 21 November 2023 / 15:40 WIB
Persiapan PLN Eksekusi Pensiun Dini PLTU Cirebon 1 dan Bangun Transmisi Jawa-Sumatera
ILUSTRASI. PLN akan segera mengeksekusi dua proyek prioritas transisi energi yang masuk ke dalam skema Just Energy Transition Partnership (JETP)


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT PLN akan segera mengeksekusi dua proyek prioritas transisi energi yang masuk ke dalam skema Just Energy Transition Partnership (JETP) yakni pemensiunan dini PLTU Cirebon I dan pembangunan interkoneksi Jawa-Sumatera. 

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyatakan, pemensiunan PLTU Cirebon I saat ini dalam proses asesmen secara menyeluruh. 

Asesmen ini dilakukan baik itu data teknikalnya maupun komersialnya,” ujarnya dalam konferensi pers peluncuran CIPP JETP di Kementerian ESDM, Selasa (21/11). 

Dia menyatakan, keseriusan pemangkasan umur PLTU Cirebon I merupakan cerminan kerja sama yang baik antara pemerintah Indonesia, PLN, Asian Development Bank (ADB), perusahaan swasta (IPP). 

“Ini berjalan dengan baik, tunggu saja kapan diumumkan, ini lg on going,” jelasnya. 

Baca Juga: Dana JETP Akan Segera Dicairkan untuk Dua Proyek Ini

Selain proyek pemensiunan dini PLTU, PLN juga harus segera mempersiapkan proyek transmisi Jawa-Sumatera. 

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN, Evy Haryadi menyatakan, pembangunan jaringan listrik Jawa-Sumatera masih ditinjau kembali karena proyek ini sudah terhenti cukup lama. 

“Kami review lagi untuk perencanaan pelelangannya,” ujarnya ditemui di Kementerian ESDM hari yang sama. 

Saat ini, PLN menjalin kerja sama studi bersama beberapa negara yakni China, Eropa, Korea, hingga Jepang. Pada dasarnya, perusahaan pelat merah ini ingin melihat cara yang terbaik untuk membangun interkoneksi Jawa-Sumatera. 

Kabarnya, proyek senilai US$ 2,9 miliar ini sudah harus beroperasi pada 2029 hingga 2030. Adapun salah satu sumber modal yang akan menyokong proyek ini berasal dari skema pendanaan Just Energy Transition Partnership (JETP). 

Hanya saja, Evy menyatakan, JETP hanya salah satu alternatif pendanaan saja karena PLN masih mencari sumber modal lain dengan bunga yang lebih kompetitif. 

“Paling penting apakah pendanaan ini yang paling murah untuk bisa kita dapat itu yang akan kita lihat. Sudah bikin country platform, di situ nanti akan masuk (pendanaan lain) termasuk nanti JETP,” terangnya. 

Baca Juga: Tergantung Pendanaan, Ini yang Akan Dilakukan PLN untuk Program Pemensiunan Dini PLTU

Evy mengungkapkan, PLN sudah melakukan roadshow ke China dan lembaga donor lain yang sekiranya tertarik mendanai proyek ini. 

Sebelumnya, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan (Dirjen Gatrik), Jisman P Hutajulu menerangkan proyek interkoneksi Jawa-Sumatera sedang dipersiapkan studi kelayakan atau feasibilty study (FS). 

“Nantinya proses akan berlanjut dengan lelang proyek,” kata Jisman ditemui di Gedung DPR RI, Senin (20/11). 

Dia mengakui saat ini ada beberapa negara yang melirik proyek jaringan listrik di Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×