kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pertamina berencana simpan stok BBM dari Singapura di kilang dalam negeri


Senin, 28 September 2020 / 15:14 WIB
Pertamina berencana simpan stok BBM dari Singapura di kilang dalam negeri
ILUSTRASI. Logo Pertamina. KONTAN/Baihaki/1/9/2020


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina (Persero) merencanakan melakukan program pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jangka panjang yang dikenal dengan Supplier Held Stock (SHS).

Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina Mulyono mengungkapkan dengan pembelian jangka panjang BBM dari Singapura, Pertamina bakal meminta agar stok pembelian tersebut disimpan di Indonesia.

"Kami akan beli BBM jangka panjang 10 tahun misalnya. Tetapi kami minta stoknya disimpannya di Indonesia, bukan di Singapura. Kalau semua stok disimpan di Indonesia, secara nggak langsung itu akan menjadi stok nasional," ungkap Mulyono dalam diskusi virtual, Sabtu (26/9).

Baca Juga: Ini sejumlah stimulus yang dikeluarkan Kementerian ESDM di masa pandemi Covid-19

Mulyono melanjutkan ada sejumlah dampak yang akan dirasakan dari kebijakan ini yakni cost penampungan akan ditanggung oleh supplier dan bukan oleh Pertamina.

Selain itu, stok nasional juga dinilai dapat turut meningkat. Mulyono mencontohkan, untuk LPG misalnya Pertamina melakukan pembelian dari Amerika Serikat (AS) dimana perjalanan pengiriman memakan waktu lebih dari sebulan. Dalam kondisi itu seluruh biaya jadi tanggungan perusahaan migas plat merah tersebut.

Kebijakan ini juga dinilai dapat menekan biaya distribusi serta tidak membutuhkan belanja modal alias capex. "Dampak terakhir karena stok di Indonesia kami lebih mudah akan menggunakannya," ungkap Mulyono.

Baca Juga: Menteri ESDM tekankan pentingnya ketersediaan suplai energi migas di Dalam Negeri

Kendati demikian, Mulyono belum merinci seputar kapasitas BBM yang akan dibeli oleh Pertamina dan kapan eksekusinya akan dimulai.

Selanjutnya: Percepat pemanfaatan PLTA, pemerintah terapkan program REBID

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×