kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Pertamina Enggan Renegosiasi Pengiriman BBM Via Kereta Api Ketel


Minggu, 11 Juli 2010 / 17:13 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati |

JAKARTA. PT Pertamina (Persero) memberi sinyal bakal enggan melakukan renegosiasi pengiriman Bahan Bakar Minyak (BBM) menggunakan kereta api ketel atau rail tank wagon (RTW) dari stasiun Rewulu, Bantul menuju Madiun dan Cepu.

Manajer Media Massa Pertamina Wianda Pusponegoro menjelaskan, dikuranginya volume pengiriman BBM via RTW karena dua faktor. Pertama, Pertamina sudah tidak lagi mengirim minyak tanah bersubsidi dari Depot Rewulu menuju Jawa Tengah dan Jogjakarta karena program konversi ke elpiji.

"Kedua, pengiriman ke Cepu sudah tidak ada karena depot sudah ditutup dan suplai dialihkan dari Terminal Transit Utama (TTU) Tuban. Jadi kerugian PTKA tidak bisa serta merta menjadi tanggung jawab Pertamina," kata Wianda.

Menurutnya, perseroan hanya ingin mencari jalur distribusi yang paling efisien untuk menyuplai BBM ke wilayah seluruh wilayah Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×