kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pertamina incar penghematan US$ 122 juta


Minggu, 29 Maret 2015 / 17:15 WIB
Pertamina incar penghematan US$ 122 juta
ILUSTRASI. BMKG meramalkan cuaca besok Selasa (17/10) di Jawa Timur cenderung cerah dan sebagian berawan tebal


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Pertamina (Persero) menargetkan, efisiensi pengadaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan minyak mentah melalui Integrated Supply Chain (ISC) hingga akhir tahun mencapai US$ 122 juta.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan, efisiensi dua bulan pertama ini sekitar US$ 20 juta atau sekitar US$ 10 juta per bulan.

"Nilai efisiensi dalam Januari-Februari akumulatif US$ 20 juta. Ini sudah sesuai target, dimana sampai dengan akhir tahun efisiensi pengadaan melalui ISC ditargetkan bisa mencapai sekitar US$ 122 juta," terangnya, Minggu (29/3).

Ia mengklaim, sumber penghematan tersebut diantaranya dari pengaturan logistik melalui perubahan pola impor dari cost and freight menjadi free on board dan penghematan dari biaya Letter of Credit (L/C).

"Penghematan ini yang sudah berhasil dilakukan pada proses pengadaan di ISC," terangnya. 

Dalam situasi menghadapi situasi harga minyak yang relatif rendah, perseroan telah menerapkan berbagai inisiatif untuk efisiensi. "Kegiatan pengadaan yang merupakan kunci awal untuk dapat menekan biaya pokok produksi telah berjalan on track," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×