CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pertamina siapkan dana untuk saham blok Masela


Jumat, 15 Januari 2016 / 16:27 WIB


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. PT Pertamina (Persero) sudah menyatakan minatnya ikut mengelola Blok Masela di Laut Arafura, Maluku dengan Participating Interest (PI) senilai 25%.

Keinginan tersebut sudah disampaikan Pertamina melalui surat yang dikirim kepada pemerintah. Bahkan, Pertamina tengah menyiapkan pendanaan. Sembari menunggu valuasi angka 25% tersebut.

Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto mengklaim, pihaknya memiliki kemampuan dari segi pendanaan maupun hal teknis lainnya.

“Kami sudah kirim surat kepada pemerintah, tapi tidak mencantumkan angka persennya. Pemerintah yang memberikannya berapa nanti. Seandainya kami masuk, akan diajukan 25%,” terangnya di Kantor Garuda Indonesia, Jakarta, Jumat (15/1).

Cuma, Dwi masih belum mau berbicara mengenai angkanya pendanaan. Ia berdalih, hal tersebut masih dalam proses pencarian. Yang pasti, kata dia, pendanaan 25% PI itu akan diperoleh dari khas internal maupun pinjaman dari Bank.

“Kami selalu kalau investasi itu 30%-40% dari internal dan 60%-70% itu dari pinjaman. Itu selalu kalau kami melakukan investasi,” ungkapnya.

Saat ini hak partisipasi di Blok Masela dikuasai oleh Inpex Masela sebesar 65%. Sementara sisanya yang 35% dipegang oleh Shell Indonesia, setelah sebelumnya membeli 10 persen hak partisipasi dari perusahaan migas milik Bakrie Group, Energi Mega Persada (EMP).

Melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Wilayah Kerja Migas yang akan Berakhir Kontrak Kerjasamanya. Pemerintah menjanjikan menjanjikan Pemerintah Provinsi Maluku akan mendapat hak partisipasi 10%.

"Sejauh ini kami juga belum mendapat respon dari Inpex dan Shell selaku existing operator. Jadi target kami sejauh ini ya di angka itu sesuai dengan kemampuan finansial kami," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×