kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Perusahaan batubara lirik pengembangan bisnis PLTS


Senin, 08 Maret 2021 / 22:27 WIB
ILUSTRASI. Petugas membersihkan permukaan panel surya (solar cell) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Yudho Winarto

Seperti telah dimuat dalam pemberitaan Kontan.co.id sebelumnya (5/3),  total nilai investasi proyek joint venture tersebut Rp 27,97 miliar. Sebanyak  Rp14,26 miliar atau setara 51,001% kepemilikan saham JV tersebut dimiliki oleh PT Indika Tenaga Baru, sedang  48,999% sisanya atau setara dengan Rp 13,70 miliar dimiliki oleh Fourth Partner Energy Singapore Pte. Ltd.

Perusahaan JV yang diberi  nama Empat Mitra Indika Tenaga Surya (EMITS) tersebut sejumlah tujuan serta kegiatan usaha, yaitu; (1) menyediakan jasa konsultasi terkait instalasi proyek tenaga surya, (2) menyediakan konstruksi bangunan proyek tenaga surya, (3) operation and maintenance instalasi listrik, dan (4) penyewaan pembangkit listrik atau instalasi listrik tenaga surya.

“Dan kegiatan independent power producer (IPP) pembangkit listrik tenaga surya,” tulis Adi dalam keterangannya di Bursa Efek Indonesia, Jumat (5/3) sebagaimmana dilansir dari pemberitaan Kontan.co.id (5/3) sebelumnya.

Di lain pihak, pada kesempatan yang berbeda, Wakil Presiden Direktur Adaro MetCoal Hendri Tan mengatakan bahwa pihaknya terus mengkaji peluang pengemban energi alternatif selain batubara, termasuk di antaranya energi tenaga  surya.

"Energi alternatif dalam arti surya dan lainnya menjadi wilayah yang terus kami explore. Untuk saat ini sih penerapannya di beberapa daerah sudah berjalan, sudah in operation, untuk tenaga surya, juga tentunya kami terus masih fokus  saat ini untuk hilirisasi dalam arti pemanfaatan batubara untuk kelistrikan," kata Hendri Tan dalam acara Future Energy Tech and Innovation Forum 2021, Senin, 8 Maret 2021.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Hendra Sinadia menduga, ketertarikan perusahaan batubara untuk menjajal bisnis pengembangan EBT, termasuk di antaranya energi surya, didorong oleh keseriusan pemerintah mendorong porsi bauran EBT. 




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×