kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.707   26,00   0,15%
  • IDX 6.461   -73,54   -1,13%
  • KOMPAS100 856   -10,81   -1,25%
  • LQ45 651   -8,28   -1,26%
  • ISSI 223   -1,77   -0,79%
  • IDX30 361   -4,82   -1,31%
  • IDXHIDIV20 451   -6,99   -1,53%
  • IDX80 98   -1,17   -1,18%
  • IDXV30 124   -1,89   -1,50%
  • IDXQ30 117   -1,35   -1,15%

PGE Area Lahendong targetkan pembangunan PLTP Unit 7 dan 8


Jumat, 13 Maret 2020 / 19:33 WIB
ILUSTRASI. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong yang dioperasikan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) di Sulawesi Utara


Reporter: Filemon Agung | Editor: Yudho Winarto

Sementara itu, Kepala Subdit Pengawasan Eksplorasi dan Eksploitasi, Direktorat Panas Bumi, Ditjen EBTKE, Kementerian ESDM Budi Herdiyanto mengungkapkan Kementerian ESDM sudah mengetahui rencana pengembangan tersebut dan masuk dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).

Ia memastikan, pemerintah siap memberikan dukungan dalam rencana pengembangan PLTP oleh PGE Area Lahendong.

"Dukungan dari pemerintah dalam bentuk memfasilitasi bagaimana bernegosiasi dengan PLN terkait harga listrik dan untuk perizinan di antaranya terkait dengan Pembebasan lahan kemudian impor barang," ujar Budi dalam kesempatan yang sama.

Baca Juga: Dukung transisi energi, Pertamina akan maksimalkan panas bumi dan gasifikasi batubara

Budi menambahkan, kemudahan impor yang dimaksud yakni melalui sistem perizinan online pengadaan impor barang untuk kebutuhan pengeboran.

Menanggapi potensi permintaan kebutuhan listrik yang ada di daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo, Apriansyah memastikan upaya pengembangan juga turut memperhatikan potensi pertumbuhan permintaan.

"Tentunya sejalan dengan potensi demand, sehingga di saat bersamaan rencana pengembangan juga akan memenuhi kebutuhan yang ada," tandas Apriansyah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×