kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.943   26,00   0,15%
  • IDX 9.100   24,29   0,27%
  • KOMPAS100 1.259   2,84   0,23%
  • LQ45 890   0,86   0,10%
  • ISSI 331   1,17   0,36%
  • IDX30 454   1,72   0,38%
  • IDXHIDIV20 537   3,62   0,68%
  • IDX80 140   0,20   0,14%
  • IDXV30 148   1,16   0,79%
  • IDXQ30 146   0,52   0,36%

PGN LNG Regasifikasi 30 Kargo di FSRU Lampung pada 2026


Senin, 19 Januari 2026 / 10:51 WIB
PGN LNG Regasifikasi 30 Kargo di FSRU Lampung pada 2026
ILUSTRASI. Membuka tahun 2026, FSRU Lampung sukses melakukan ship to ship transfer 140.500 m³ LNG.(Dok/PGN)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PGN LNG Indonesia (PLI) mengawali operasional tahun 2026 dengan melaksanakan kegiatan ship-to-ship transfer (STS) di fasilitas Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Lampung. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian operasi LNG FSRU Lampung sepanjang tahun ini.

Dalam kegiatan STS tersebut, kargo LNG sekitar 140.500 meter kubik dikirim dari Terminal LNG Donggi Senoro, Sulawesi Tengah, menggunakan kapal pengangkut LNG. Proses pemindahan kargo ke FSRU Lampung berlangsung aman dan lancar, serta sesuai dengan standar operasional dan keselamatan yang berlaku.

Direktur Utama PGN LNG Nofrizal menyampaikan, sepanjang 2025 telah meregasifikasi sebanyak 23 kargo LNG di FSRU Lampung. Memasuki 2026, fasilitas tersebut siap menerima hingga 30 kargo LNG sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Ekspor Nikel Matte Vale (INCO) Tahun 2026 Masih Fokus untuk Pasar Jepang

"Memasuki tahun 2026, FSRU Lampung siap menerima 30 kargo LNG sesuai jadwal. Seluruh perwira PGN LNG bersama para mitra secara profesional menjaga keandalan operasional LNG, khususnya dalam memastikan pemenuhan pasokan gas bagi pembangkit dan sektor industri di wilayah Jawa Bagian Barat dan Sumatera” ujar Nofrizal dalam keterangan resmi, Senin (19/1/2026).

Ia menegaskan seluruh kegiatan operasional FSRU Lampung dijalankan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan kerja agar berlangsung tepat waktu dan berkelanjutan.

Melalui pengelolaan FSRU Lampung, PLI berkontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional, menopang kebutuhan gas sektor industri dan pembangkit, serta memastikan keberlanjutan pasokan gas bumi domestik.

Baca Juga: Percepat Pemulihan Kelistrikan Aceh, PLN Laporkan 6.432 Desa Telah Kembali Menyala

FSRU Lampung merupakan fasilitas penyimpanan LNG terapung milik PLI, anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS). Fasilitas ini memiliki kapasitas penyimpanan LNG sebesar 170.000 meter kubik dengan kapasitas regasifikasi mencapai 240 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), sehingga berperan strategis dalam menjaga keandalan pasokan gas nasional.

Selanjutnya: Promo Superindo Weekday 19-22 Januari 2026, Kiwi Green-Anggur Red Globe Diskon 40%

Menarik Dibaca: Promo Superindo Weekday 19-22 Januari 2026, Kiwi Green-Anggur Red Globe Diskon 40%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×