kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Phapros (PEHA) optimistis raup pertumbuhan bisnis di atas 20%, begini caranya


Senin, 29 Juli 2019 / 20:10 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Noverius Laoli

Baca Juga: Holding BUMN Farmasi Belum diputuskan, KAEF dan INAF Sulit Jadi Induk

PEHA diketahui tengah menggandeng pusat pengembangan dan penelitian stem cell Universitas Airlangga untuk mengembangkan serum anti penuaan dini (anti-aging) berbahan dasar biologi atau non-kimia.

Kerjasama yang dilakukan dengan institusi pendidikan tersebut juga merupakan bentuk pengembangan Phapros terhadap hilirisasi riset.

Mengenai serapan capital expenditure (capex) sampai saat ini sekitar 40%, soal rencana ekspansi baru kata Zahmilia bakal dilakukan tahun depan pasca right issue. Sebelumnya perseroan sempat menjabarkan nilai anggaran capex sepanjang tahun ini sekitar Rp 350 miliar. 

Right issue sendiri atau rencana menerbitkan saham baru lewat Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) PEHA diketahui untuk kebutuhan bisnis dan investasinya, terkhusus di bidang pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Pembentukan holding BUMN farmasi molor, hingga saat ini belum terealisasi

Manajemen berencana membidik penambahan kepemilikan saham rumah sakit di Cirebon.

Saat ini perusahaan telah memiliki 20% saham di rumah sakit tersebut, soal banyaknya kepemilikan saham yang akan ditambah sangat tergantung dengan kesiapan penjual. Dengan ditambahnya saham ini manajemen berharap dapat memperkuat posisi PEHA di rumah sakit tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×